Minggu, Desember 4, 2022
BerandaBerita BanjarTerekam CCTV, Komplotan Maling Gasak HP di Kota Banjar

Terekam CCTV, Komplotan Maling Gasak HP di Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Komplotan maling terekam kamera CCTV saat gasak sebuah handphone (HP) milik korbannya di toko baju yang ada di Jalan Tentara Pelajar, Cikabuyutan Barat, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada hari Kamis (27/10/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. Akibatnya korban mengalami kerugian materi.

Korban pencurian, Elis Kurniati mengatakan, kronologi kejadian berawal saat datang 5 orang perempuan dan 3 orang laki-laki ke tokonya.

Saat itu, Elis tidak menaruh curiga apapun terhadap mereka yang datang ke toko bajunya. Elis berpikir bahwa mereka akan membeli baju.

“Mereka datangnya berurutan, sebagian ada yang lihat baju kemudian datang lagi ke bagian tas,” kata Elis Kurniati kepada wartawan, Jumat (28/10/2022).

Baca Juga: Dua Motor Raib Digasak Maling dari Kosan Cibulan Kota Banjar

Menurutnya, 3 orang ibu-ibu tersebut saling bergantian teriak memanggil untuk mengalihkan perhatian supaya tidak fokus.

“Mereka membuyarkan pikiran saya dengan cara manggil-manggil, teriak-teriak nanyain harga ini berapa, ini bisa dikurangin nggak, sampai buyar pikiran,” terangnya.

Kemudian, ada satu orang laki-laki menggunakan topi, baju hitam, dan celana levis biru navy masuk ke dalam dan mengambil HP merk Oppo Reno 7 yang ada di meja kasir.

“Saya lagi di depan karena yang ibu-ibu itu mengalihkan perhatian jadi ada satu orang laki-laki yang ngambil HP di meja kasir,” paparnya.

Ia menjelaskan, saat itu kebetulan 3 orang karyawannya sedang keluar sehingga ia harus melayani sendiri pembeli yang datang.

“Karyawan yang tiga itu lagi keluar, dua orang beli makan terus satunya lagi jemput anak saya ke sekolah. Jadi cuma ada satu orang karyawan,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar Rp 5 juta. Sementara itu, aksi komplotan maling gasak HP tersebut sudah dilaporkan ke kantor Polsek Pataruman. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)