Jumat, Desember 2, 2022
BerandaBerita TerbaruUsia Pakai Aki Mobil, Berapa Lama dan Tanda Apa Harus Segera Diganti?               

Usia Pakai Aki Mobil, Berapa Lama dan Tanda Apa Harus Segera Diganti?               

Usia pakai aki mobil seringkali dihitung dari berapa lama sejak saat penggantian sebelumnya atau juga bisa terasa dari tanda-tanda saat mobil digunakan. Aki mobil memang memiliki usia pakai yang penting diperhatikan. Cek perawatan mobil ini secara lengkap pada ulasan berikut.

Baca Juga: Takaran Volume Air Aki Mobil yang Aman, Jangan Sampai Salah!

Berapa Lama Usia Pakai Aki Mobil? 

Sudah bukan rahasia lagi jika aki kendaraan memiliki usia pakai. Pada umumnya, usia pakainya bisa mencapai 2-5 tahun. Hanya saja, hal tersebut tidaklah baku dan tak bisa jadi patokan.

Usia aki dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari kebiasaan saat memakai mobil, cuaca, suhu terlalu panas, dan masih banyak lagi. Berbagai faktor tersebut bisa membuat usia pakai aki jadi lebih pendek.

Hal ini bukan tanpa alasan. Misalnya saat suhunya terlalu panas, baik itu karena sinar matahari yang memang terik ataupun kondisi kap mesinnya, maka aki akan bekerja lebih ekstra. Aki basah juga bisa menguap sehingga membuat struktur internal aki jadi rusak.

Namun tahukah Anda bahwa mobil yang jarang terpakai juga bisa memperpendek usia aki. Hal ini karena mesin mobilnya jarang menyala.

Akibatnya, pengisian daya aki jadi lebih minim dari biasanya. Lambat laun komponen tersebut jadi kehilangan muatan listrik.

Tanda-Tanda Harus Segera Ganti Aki Mobil

Setelah mengetahui usia pakai aki mobil, maka pahami apa saja tandanya. Dengan mengenali tandanya, maka Anda bisa langsung mengganti aki mobil secepatnya.

Segera lakukan penggantian sejak tanda awal terdeteksi supaya tak semakin parah.

Air Keruh

Salah satu tandanya yaitu air aki keruh. Sebagaimana yang kita tahu bahwa tipe aki basah bergantung dengan air. Selain mengeceknya supaya tak habis atau berkurang di bawah batas normal, perhatikan pula warnanya.

Saat Anda melihat air akinya sudah menjadi keruh, maka bisa langsung ganti. Biasanya air aki keruh ini karena ada kotoran yang menumpuk terlalu lama.

Guna mencegah bertumpuknya kotoran, Anda memang perlu rutin membersihkan aki.

Bau Mesin

Selain usia pakai aki mobil, tanda lainnya yaitu bau mesin. Bau ini tercium ketika Anda menyalakan mesin mobil. Berbeda jika tak ada masalah pada mesin, maka tak berbau.

Pada umumnya, bau ini datang dari kerusakan sel-sel yang ada di dalam aki. Air akinya seperti mendidih ketika mesin mobil nyala. Apabila Anda biarkan begitu saja, maka bisa semakin parah kondisinya.

Baca Juga: Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah Berikut Kelebihan dan Kekurangan

Sulit Menghidupkan Mesin

Aki yang bermasalah juga bisa Anda ketahui dari mesinnya. Seringkali mesin mobil jadi sulit dinyalakan meski sudah distarter berulang kali. Hal ini terjadi karena air akinya sudah ada di bawah batas normal.

Kurangnya air tersebut membuat daya listrik tak bisa mengalir dengan baik ke starter. Begitupun untuk pengguna aki kering. Mesin mobil sulit nyala karena sel terguncang dan rusak.

Cara Merawat Aki Mobil

Supaya tak perlu ganti aki mobil dalam waktu dekat, bisa perhatikan usia pakai dan perawatannya. Adapun cara perawatan aki mobil ialah sebagai berikut.

1. Memanaskan Mobil

Salah satu caranya ialah dengan memanaskan mobil secara rutin. Apabila mobil Anda jarang terpakai, maka bisa memanaskannya dua hari sekali.

Hal ini bertujuan supaya fungsi aki tetap optimal. Mobil juga bisa selalu siap pakai kapan saja Anda ingin menggunakannya.

2. Cek Kondisi Aki

Tak hanya perlu tahu usia pakai dan memanaskan mobil, akan tetapi juga cek kondisi aki dengan rajin.

Pengecekan ini bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan battery load tester. Alat yang satu ini memungkinkan Anda untuk tahu besaran indikator aki mobil.

Baca Juga: Perawatan Aki Mobil Jarang Dipakai Supaya Tidak Mudah Rusak

3. Cermati Pengikat Aki

Jangan lupa juga untuk memperhatikan pengikat akinya. Selalu pastikan ikatannya kuat dan tak kendur. Apabila kendur, maka kencangkan. Dengan begitu, aki akan tetap berada dalam kondisi normal.

Tak berhenti di situ saja, imbangi pula dengan pengecekan kabel aki, perangkat yang terhubung ke mobil, terminal aki, dan daya pengisian bahan bakarnya. Lebih dari itu, matikan lampu ketika meninggalkan mobil agar tak memboroskan akinya.

Kini Anda sudah tahu usia pakai aki mobil. Sebelum menggantinya, pahami juga tanda-tandanya. Agar tak merugi, cara perawatannya tidak kalah penting untuk Anda perhatikan. (R10/HR-Online)