Kamis, Desember 1, 2022
BerandaBerita CiamisWarga Ciakar Ciamis Was-was, Pergerakan Tanah Makin Mengkhawatirkan

Warga Ciakar Ciamis Was-was, Pergerakan Tanah Makin Mengkhawatirkan

harapanrakyat.com,- Pergerakan tanah yang terjadi dalam sepekan terakhir di Dusun Sindang Jaya, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, makin mengkhawatirkan. Sehingga tentunya membuat warga cemas, was-was dan takut tiba-tiba terjadi bencana longsor.

Kepala Desa Ciakar, Kamil Hasan mengatakan, intensitas hujan deras yang terjadi dalam sepekan terakhir, menyebabkan terjadinya pergerakan tanah.

Baca Juga: Bencana di Cipaku Ciamis, Tebing Longsor-Banjir Rendam Rumah dan Masjid

“Selain terjadi pada ruas jalan desa, pergerakan tanah juga terjadi di dua lokasi pemukiman warga,” katanya, Kamis (27/10/2022).

Kamil menyebut, kedua lokasi yang mengalami pergerakan tanah berada di Blok Murbei, Dusun Sindang Jaya dan Blok Cikeletik, Dusun Sindang Asih. 

Lanjutnya menambahkan, warganya menjadi was-was dengan adanya pergerakan tanah yang makin mengkhawatirkan. Sebab, menurutnya sewaktu-waktu khawatir terjadi bencana longsor

“Terlebih jika hujan deras kembali terjadi. Sebab kedua lokasi tersebut bisa terbilang berpotensi untuk terjadi bencana longsor,” terangnya.

Dengan adanya kekhawatiran tersebut, Pemerintah Desa Ciakar telah mengimbau kepada masyarakat yang tempat tinggalnya berada di tanah labil, dan sudah adanya pergerakan tanah agar selalu bersikap waspada.

“Terlebih apabila hujan deras kembali terjadi. Dan lebih baik mengungsi ke tempat yang aman,” ucapnya.

Baca Juga: Tembok Penahan Tebing Jalan Kabupaten di Cipaku Ciamis Ambruk

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Ciakar, Yusup Jamaluddin mengatakan, pergerakan tanah di Dusun Sindang Asih yang makin mengkhawatirkan tersebut, menyebabkan tanah di sekitar rumah milik warga mengalami retak-retak.

Pasalnya, posisi rumah tersebut berada di sekitar tebing. Oleh karena itu, ia mewanti-wanti kepada warganya untuk selalu waspada.

“Jadi sebelum hal yang tidak diharapkan terjadi, lebih baik mengungsi ke rumah tetangga atau saudara yang posisinya aman dari marabahaya,” pungkasnya. (Dji/R5/HR-Online/Editor-Adi)