Rabu, Februari 8, 2023
BerandaBerita TerbaruCara Bernapas Cacing, Mirip Hewan Amfibi

Cara Bernapas Cacing, Mirip Hewan Amfibi

Cara bernapas cacing terbilang unik. Hal ini karena cacing bernapas dengan cara khusus dan berbeda dari hewan lainnya. Sistem pernapasan hewan yang satu ini bisa Anda ketahui selengkapnya pada pembahasan berikut.

Baca Juga: Fungsi Antena pada Serangga dan Bentuknya, Kenali Lebih Dekat!

Mengenal Lebih Dekat Cara Bernapas Cacing

Perlu untuk Anda ketahui bahwa cacing tak mempunyai alat pernapasan. Pada dasarnya, sistem pernapasan hewan ini mirip dengan amfibi. Hal ini karena semua jenis cacing bernapas lewat permukaan kulit.

Mengenai cara kerja pernapasan pada hewan satu ini, di permukaan kulitnya terdapat banyak pembuluh darah yang bisa menghasilkan lendir. Tidak heran karena cacing habitatnya ada di dalam tanah. Dengan begitu, permukaan kulitnya yang basah bisa menyerap oksigen secara baik.

Dalam sistem kerja pernapasan cacing, selanjutnya oksigen dapat menyatu dalam darah. Nantinya oksigen dan darah tersebut beredar ke seluruh tubuh cacing.

Sementara untuk gas karbondioksida dari pernapasan ini, akan keluar kembali lewat permukaan kulit cacing.

Alat Pernapasan Cacing dan Fungsinya

Tubuh cacing terdiri dari segmen-segmen. Dengan tubuh tersebut, cacing akan merasa lebih mudah dalam cara bernapas melalui permukaan kulit.

Untuk lebih mengenalnya, ada baiknya Anda tahu detail alat pernapasan cacing lengkap dengan fungsinya.

1. Kutikula

Kutikula merupakan lapisan tipis yang ada di permukaan kulit cacing. Kondisi kutikula ini selalu basah dan lembab karena habitat cacing yang memang ada di tempat basah.

Mengenai fungsinya, kutikula berperan penting dalam menyerap oksigen yang ada di dalam tanah sehingga bisa masuk ke bagian pembuluh darah.

2. Anyaman Kapiler Darah

Selain kutikula, ada anyaman kapiler darah tepat di bawah lapisan kulit. Anyaman yang mendukung cara bernapas ini sangat padat dan membantu proses pengikatan oksigen yang masuk ke tubuh cacing.

Baca Juga: Fakta Unik Katak Kayu, Bangkit dari Kematian Usai Membeku

3. Plasma Darah

Alat pernapasan cacing juga mencangkup plasma darah. Di dalam plasma darah terdapat pigmen haemoglobin yang mampu mengikat oksigen dengan baik.

Oksigen ini akan diedarkan ke sel tubuh secara menyeluruh. Fungsi lainnya, haemoglobin ini juga akan melepas oksigen masuk ke sel tubuh cacing.

Manfaat Cacing Tanah

Dengan cara bernapas melalui permukaan kulit, cacing tanah pada dasarnya menawarkan beragam manfaat. Berikut beberapa manfaat cacing tanah.

1. Mampu Menjaga Struktur Tanah

Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan dari adanya cacing tanah yaitu mampu menjaga struktur tanah dengan baik.

Hal ini karena kotoran yang dihasilkan dari cacing tanah bisa menjaga kelembaban sehingga tidak menyebar keluar. Bukan hanya itu saja, terowongan cacing juga jadi tempat terbentuk akar.

Karena memiliki struktur tanah yang terjaga dengan baik, maka tanaman di atasnya bisa tumbuh subur. Lebih dari itu, terowongan cacing juga memungkinkan akar tanamannya bisa masuk lebih dalam. Hal ini jelas mampu menutrisi tanah di sekitarnya.

2. Menjaga Kesuburan Tanah

Dengan cara bernapas lewat permukaan kulit, selain mampu menjaga struktur tanah, cacing tanah juga bisa menyuburkan tanah.

Perlu Anda ketahui bahwa lubang tanah yang berasal dari cacing bisa menghasilkan lendir untuk menyerap lebih banyak udara. Tanah bisa semakin subur karena cacing mengonsumsi sisa tumbuhan.

Pada akhirnya, hal tersebut menjadikannya pupuk alami tumbuhan. Dengan begitu, bukan hanya tanah saja yang bisa subur, melainkan juga tumbuhannya. Hal ini memperlihatkan bahwa keberadaan cacing tanah memang menguntungkan.

Baca Juga: Cara Laba-Laba Mengeluarkan Jaring dari Dalam Tubuhnya

3. Sebagai Obat Tipes

Manfaat lainnya yang bisa Anda dapatkan dari keberadaan cacing tanah yaitu sebagai penyembuh penyakit. Adapun salah satu jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan menggunakan cacing tanah yakni tipes.

Bahkan cacing tanah jadi salah satu pengobatan tradisional yang terkenal di berbagai negara.

Selain Indonesia, manfaat cacing tanah sebagai pengobatan tradisional ini juga ada di Vietnam, Jepang, Korea, hingga China. Mengenai bagaimana pengobatan tradisionalnya, Anda hanya perlu membuang kotoran yang ada di dalam cacing tanah dan mencucinya hingga bersih.

Setelah itu, cacing tanah bisa Anda rebus sampai mendidih dan angkat. Rebusan air cacing tanah tersebut yang bisa menyembuhkan tipes.

Review di atas memperlihatkan cara bernapas cacing secara lengkap. Anda juga bisa memahami apa saja alat pernapasan cacing lengkap dengan fungsinya. Manfaat cacing tanah pun tak kalah penting untuk Anda ketahui. (R10/HR-Online)