Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita JabarGubernur Jabar Minta Jangan Ada Korban Gempa Cianjur yang Terlantar

Gubernur Jabar Minta Jangan Ada Korban Gempa Cianjur yang Terlantar

harapanrakyat.com,- Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta penanganan kebencanaan gempa Cianjur dilakukan dengan cermat. Sehingga tidak ada korban gempa Cianjur yang terlantar, apalagi warga yang luka-luka.

“Saya minta jangan ada warga korban gempa Cianjur yang luka-luka terlantar di pinggir jalan. Upayakan mereka mendapat perawatan di Rumah Sakit,” kata Ridwan Kamil saat rakor penanganan gempa Cianjur di Pendopo Cianjur, Senin (21/11/2022) malam.

Gempa yang terjadi pada Senin (21/11/2022) tersebut berkekuatan M 5,6. Dampak gempa menimbulkan kerusakan luar biasa.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur, BPBD: 162 Meninggal Dunia, 326 Luka-Luka

Selain menimbulkan ratusan korban jiwa, banyak juga korban luka-luka. Termasuk belasan ribu pengungsi. Selain itu juga, ribuan bangunan rusak, sementara jaringan listrik dan PDAM terputus. Begitu juga jalan dan jembatan di sejumlah titik mengalami kerusakan.

Ridwan Kamil menyebutkan, sampai pukul 21.00 WIB, data BPBD Kabupaten Cianjur pada Senin malam menyebutkan 162 korban meninggal dunia. Sebagian besar korban yang meninggal adalah anak-anak.

Sedangkan, korban yang mengalami luka-luka sebanyak 326 orang. Rata-rata korban menderita patah tulang akibat benturan atau tertimpa material reruntuhan bangunan.

Untuk perawatan para korban, rumah sakit darurat pun didirikan di kawasan Pendopo Kabupaten Cianjur.

“Apabila terjadi keterbatasan rumah-rumah sakit di Cianjur, ssementara jumlah korban luka-luka terlalu banyak, saya berkoordinasi dengan rumah sakit di Sukabumi, Bandung, dan Cimahi untuk bisa menangani korban,” katanya.

Sementara itu, sejumlah warga dilaporkan masih terperangkap dalam reruntuhan gempa. Sehingga kemungkinan jumlah korban akibat gempa Cianjur akan bertambah.

Sebanyak 13.784 pengungsi juga tersebar di 14 titik pengungsian di Cianjur. Lalu rumah dengan skala kerusakan 60 hingga 100 persen mencapai 2.345 unit. Dampak dari gempa juga ada tiga ruas jalan yang terisolir dengan lima unit mobil terperangkap.
“Kejadian pukul 13.20 WIB dari keterangan warga, gempa tidak lama hanya 30 detikan. Kekuatan Magnitudo 5,6 skala sedang, tapi daya rusaknya luar biasa,” kata Ridwan Kamil. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Diskominfo Kota Banjar