Selasa, Desember 6, 2022
BerandaBerita TerbaruJenis Sel Darah Putih Lengkap dengan Fungsinya

Jenis Sel Darah Putih Lengkap dengan Fungsinya

Jenis sel darah putih dalam tubuh sangatlah beragam. Sel darah putih atau yang juga dikenal dengan leukosit merupakan jenis komponen darah yang penting untuk dipelajari. Untuk mengenal salah satu materi dalam kajian ilmu biologi ini, Anda bisa simak ulasan berikut.

Baca Juga: Fungsi Sel Darah Merah di Dalam Tubuh Manusia Sangat Vital, Apa Saja?

Mengenal Jenis Sel Darah Putih

Sebagai salah satu komponen penting di dalam tubuh, sel darah putih memiliki fungsi tersendiri. Adapun salah satu fungsinya yaitu membantu tubuh dalam menyerang bakteri ataupun virus. Dengan begitu, kesehatan tubuh bisa terjaga secara baik.

Tak hanya itu, sel darah putih juga berfungsi dalam mendukung kekebalan tubuh. Sel darah putih ini bisa menghasilkan antibodi sehingga tubuh tak mudah terserang penyakit. Sementara untuk jenisnya meliputi basofil, neutrofil, eosinofil, limfosit, dan monosit.

Neutrofil

Salah satu jenis sel darah putih yang penting untuk Anda ketahui yaitu neutrofil. Jenis yang satu ini memiliki jumlah paling banyak di dalam tubuh.

Sedangkan untuk fungsinya yaitu melawan semua virus, bakteri, maupun parasit yang menyebabkan infeksi.

Neutrofil ini akan mengirimkan sinyal agar sel-sel lain mengetahui sekaligus merespon bakteri ataupun virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

Setiap harinya tubuh bisa memproduksi 100 miliar sel neutrofil untuk menjalankan tugas tersebut. Bisa dikatakan bahwa neutrofil berperan penting sebagai tameng utama dalam sel darah putih.

Baca Juga: Sistem Sirkulasi Darah pada Manusia, Berikut Ini Macam-macamnya!

Limfosit

Jenis sel darah putih selanjutnya yaitu limfosit. Berbeda dengan neutrofil yang ada di jaringan tubuh, limfosit bisa ditemukan pada sumsum tulang dan limfa. Sel darah putih ini memiliki jumlah terbanyak kedua setelah neutrofil.

Adapun kapasitasnya yaitu limfosit mampu memproduksi sekitar 1 kubik sel dalam darah putih. Limfosit ini pun terdiri dari limfosit besar dan limfosit kecil. Bukan hanya itu saja, limfosit juga terbagi menjadi beberapa bagian.

Mulai dari limfosit B, sel T supresor, sel T helper, sel T memori, dan sel T sitotoksik. Beralih ke fungsi, limfosit ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh.

Monosit

Jenis sel darah putih yang satu ini juga menarik untuk dibahas. Perlu untuk Anda ketahui bahwa sel darah putih ini memiliki ukuran paling besar di antara leukosit lainnya. Jumlah sel leukosit ini sekitar 5% dari semua sel darah putih.

Monosit ini tidak mempunyai butiran hal di sel atau granula. Sedangkan untuk fungsinya, monosit berperan penting dalam menangkap sekaligus melawan bakteri. Tak hanya itu, monosit juga menangkal parasit dan jamur yang mengancam tubuh.

Bahkan monosit juga mampu membunuh sel kanker, mengangkat jaringan yang telah mati, menghancurkan sel asing, dan pembersih fagositosis.

Dalam melakukan tugasnya tersebut, monosit memakan lawannya. Tak terkecuali jika lawannya berukuran lebih besar dari monosit.

Eosinofil

Jenis sel darah putih ini memiliki jumlah 7%. Jumlahnya akan meningkat apabila mengalami demam, alergi, ataupun asma. Kemudian untuk ukurannya, eosinofil ini memiliki diameter 10 sampai 12 mikrometer.

Di dalam eosinofil terdapat kandungan zat kimiawi seperti histamin lipase, ribonuklease, dan masih banyak lagi. Lalu untuk fungsinya, salah satu kelompok granulosit ini berfungsi untuk membunuh parasit di dalam tubuh. Peran ini berlangsung 8 sampai 12 hari.

Bukan hanya itu saja, eosinofil juga berperan penting dalam menghancurkan antigen antibodi dan mencegah alergi. Fungsinya semakin optimal karena mampu menghancurkan parasit besar. Kesehatan tubuh pun bisa terjaga dengan optimal.

Baca Juga: Pengertian Aglutinogen dan Aglutinin pada Sistem Penggolongan Darah

Basofil

Jenis sel darah putih yang satu ini juga memiliki fungsi tak kalah penting bagi kesehatan tubuh. Basofil mampu melawan parasit cacing dengan sangat baik. Selain itu, basofil juga menghasilkan reaksi alergi.

Semakin mendukung kesehatan tubuh karena basofil mampu menghentikan pembekuan darah. Dengan demikian, saat mengalami luka, maka darah bisa tertutup secara cepat berkat bantuan basofil. Tak bisa kita pungkiri bahwa sel darah putih mampu melindungi tubuh dengan baik.

Setelah menyimak review di atas, kini Anda sudah memahami apa saja jenis sel darah putih yang ada di dalam tubuh. Harapannya, ulasan ini bisa menambah referensi Anda mengenai komponen darah. Tak hanya itu, Anda juga bisa menambah wawasan atau pengetahuan dalam mempelajari ilmu biologi. (R10/HR-Online)