Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita TasikmalayaKeindahan Pedestrian Jalan Cihideung vs Jeritan PKL yang Tagih Janji Pemkot Tasikmalaya

Keindahan Pedestrian Jalan Cihideung vs Jeritan PKL yang Tagih Janji Pemkot Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Pasca revitalisasi, pedestrian jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat semakin cantik. Namun ternyata di balik kecantikan tersebut, menyisakan jeritan para pedagang kaki lima (PKL).

Para PKL yang sebelumnya berjualan di sekitaran jalan yang ada di Kecamatan Cihideung ini, menunggu kepastian penataan kembali dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.

Ketua PKL Cihideung, Adang Sutiawan mengungkapkan, bahwa sebelumnya Pemkot berjanji jika pedestrian tersebut selesai akan menata para dan tidak akan mengusir PKL.

“Sebelumnya, janji pemerintah sesudah pedestrian Jalan Cihideung beres bisa berjualan kembali. Bahkan Pak Wali kota juga sempat mengatakan, kita bisa gunakan tenda-tenda,” ungkapnya kepada HR Online, Senin (21/11/2022).

Baca Juga: Malam Minggu di Malioboro Tasikmalaya, Warga Asyik Selfie

Namun sayangnya, menurut para pedagang kaki lima ini, janji dari Pemkot Tasikmalaya tersebut palsu.

Kesal keinginan tak diindahkan, puluhan PKL menggelar aksi demo di Pedestrian Jl Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (21/11/2022).

“Kami lelah menunggu kepastian dari pemerintah yang dijanjikan penataan PKL sesudah pedestrian selesai. Mana janji Pemkot yang memperbolehkan kami untuk kembali berjualan di jalan ini pasca pembangunan pedestrian Jalan Cihideung selesai,” kata.

“Sebab, hingga detik ini kepastian bagi para PKL Cihideung untuk bisa berjualan di Jalan Cihideung belum ada,” imbuhnya.

Sebelumnya, terkait masalah tenda, pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kota Tasikmalaya.

Adang menuturkan, bahwa para PKL menginginkan tenda dengan ukuran 2×3. Tenda dengan ukuran tersebut nantinya akan di dalamnya untuk dua anggota.

“Komunikasi dengan pemerintah, kita menyodorkan tenda 2×3 untuk 2 anggota. Tetapi belum ada jawaban hingga sekarang,” tuturnya.

Jeritan PKL Pasca Pembangunan Pedestrian Jalan Cihideung Tasikmalaya

Lebih lanjut Adang menambahkan, bahwa pedagang kaki lima yang ada di jalan tersebut sebanyak 350 orang.

Menurutnya, sebelum pembangunan Jalan Cihideung, para PKL menuruti keinginan Pemkot Tasikmalaya untuk relokasi sementara ke sekitar Jalan Pasar Wetan.

Baca Juga: Puluhan Gerobak PKL di Jalan Cihideung Tasikmalaya Diangkut Petugas

“Namun setelah pedestrian Jalan Cihideung selesai, malah sekarang kami diabaikan,” tukasnya.

Ia berujar, dengan belum adanya kejelasan dari Pemkot Tasikmalaya, maka tentunya akan mengalami kerugian yang sangat besar.

“Bahkan dengan kondisi seperti ini, maka hutang-hutang kami tidak terbayar. Anak kuliah berhenti dulu, karena belum ada biaya,” ujarnya.

Pihaknya pun berjanji akan mengubah imaje kalau PKL menjadi biang kerok kesemrawutan jalan. Terlebih saat ini kawasan tersebut makin cantik pasca pedestrian Jalan Cihideung selesai.

“Kita siap berubah. PKL Cihideung siap berubah untuk kebersihan dan kenyamanan,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Diskominfo Kota Banjar