Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita PangandaranKondisi Goa Donan Pangandaran Memprihatinkan, Dulu Sempat Jaya

Kondisi Goa Donan Pangandaran Memprihatinkan, Dulu Sempat Jaya

harapanrakyat.com,- Kondisi Goa Donan yang berada di Desa Tunggilis, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran terbengkalai. Goa yang pernah ramai pengunjung itu kini kondisinya memprihatinkan. 

Meski di tahun 2016 silam goa tersebut pernah dirawat dan dibersihkan agar pengunjung banyak yang datang, namun hanya bertahan 2 tahun. 

Sementara itu, goa yang panjangnya mencapai 400-500 meter dan lebar 1,5 hingga 20 meter serta tinggi 10-15 meter itu kini tak terawat. 

Kondisi Goa Donan dan Asal-usulnya

Pemandu Goa Donan Abud Sihabudin (62) mengatakan, dulunya Goa Donan ini digunakan sebagai tempat untuk penghadangan pasukan Belanda.

Selain itu, goa tersebut merupakan bekas persembunyian masyarakat pribumi dan benteng pertahanan dari pasukan Belanda.

“Iya sekarang kurang terawat. Kami harapan bisa aktif lagi,” kata Abud, Selasa (20/11/22). 

Ia menjelaskan, dalam goa tersebut terdapat 4 bagian, yakni depannya bernama gedung dinamit yang dulu berfungsi menyimpan senjata. Namun di tahun 1970 sampai 1973 dihancurkan untuk pelebaran jalan. 

Baca juga: Obwis Goa Donan di Kalipucang Pangandaran Kembali Dibuka

Bagian tengah yang mana terdapat lubang keluar ke arah sungai biasanya untuk pemutaran film dan syuting Mak Lampir. Sementara bagian ruangan dengan 20 meter juga untuk syuting. 

“Nah yang lebarnya 25 meter itu untuk kegiatan eksplore goa yang mana masih terdapat benda peninggalan zaman dulu,” imbuhnya. 

Kisah Nama Goa Donan

Abud menambahkan, berdasarkan kisah orang tua dulu di wilayah tersebut ada seorang pengembara yang berasal dari Kampung Donan yang ada di Cilacap, Jawa Tengah. 

Kiai Donan itu meninggal di gua tersebut, yakni di bagian keempat. Sedangkan nama lain dari Kiai Donan adalah Kiai Murodik atau Syekh Jambu Karang Ardilawet.

“Dulu tahun 1970-1985 kondisinya masih alami dan banyak pengunjung. Pencahayaannya pun masih pakai petromak. Namun setelah adanya penyekatan oleh Pemkab Ciamis waktu itu pengunjungnya langsung turun,” imbuhnya. 

Abu mengungkapkan, saat Bupati Ciamis Taufik Hidayat periode 1988-1993 sengaja menyekat gua itu untuk sarang burung walet, kondisi Goa Donan menjadi sempit dan berdampak sepinya pengunjung. 

Ia pun mengharapkan agar kondisi Goa Donan bisa normal lagi seperti dulu agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. 

Versi Cerita Goa Donan

Kades Tunggilis Ilan Gumilar mengatakan, ada beberapa versi cerita tentang goa tersebut, yakni ada yang menyebut sebagai makam Kiai Donan asal Cilacap. 

Selain itu, versi lain menyebut jika goa donan merupakan tempat singgahnya pejuang Islam dulu sebelum Indonesia merdeka, sebagai tempat persembunyian dari pasukan Belanda.

“Nah yang ketiga ini sedikit mistis, konon goa ini menjadi tempat pertemuan Soekarno dengan Ratu Pantai Selatan,” jelasnya. 

Ilan menambahkan, dulu goa tersebut sering kedatangan kasepuhan dari Cirebon untuk sowan yang mana terkenal dengan sebutan rongga bumi. 

Dengan adanya banyak cerita dan potensi dari goa tersebut, Ilan berharap pemerintah bisa membantu memulihkan goa donan tersebut agar bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. 

“Kondisi Goa Donan seperti ini tentu saja banyak pihak yang menyayangkan. Makanya kita harap pemerintah bisa memperhatikan salah satu destinasi wisata di Pangandaran ini,” pungkasnya. (Madlani/R6/HR-Online)

Diskominfo Kota Banjar