Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita NasionalProfil Kombes Pol Hengki Haryadi berikut Sederet Prestasinya

Profil Kombes Pol Hengki Haryadi berikut Sederet Prestasinya

harapanrakyat.com,- Kombes Pol Hengki Haryadi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memiliki sederet prestasi selama berkarir di kepolisian. Mungkin sebagian orang ada yang belum mengenalnya. Berikut profil Kombes Pol Hengki Haryadi dan sederet prestasinya.

Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH kelahiran Palembang, Sumatera Selatan pada 16 Oktober 1974 atau saat ini berusia 48 tahun. Riwayat pendidikannya, semasa sekolah Hengki belajar di SD Xaverius Metro, SMPN 1 Metro, Lampon dan SMA Taruna Nusantara.

Baca juga: Banjir Air Mata di Polrestabes Makassar, 77 Pemuda Bersimpuh di Kaki Orang Tuanya

Setelah lulus SMA, Hengki memutuskan untuk masuk AKPOL dan berhasil lulus pada tahun 1996 menjadi perwira polisi. Adapun beberapa pendidikan kepolisian lainnya, yakni PTIK, SESPIM, SESPIMTI dan LEMHANAS. Hengki pun menjadi siswa terbaik umum saat jadi peserta didik SESPIMTI Polri Dikreg ke-29 pada Oktober 2020.

Selain Profil, Berikut Sederet Prestasi Kombes Pol Hengki Haryadi

Selama berkarir di kepolisian, Hengki telah menorehkan sejumlah pencapaian yang gemilang. Dimana pun ia ditugaskan, Hengki selalu bekerja dengan maksimal hingga mampu mengungkap kasus kejahatan dan kriminal yang tergolong besar.

Beberapa prestasi Hengki Haryadi ketika menjabat di posisi yang strategis di tubuh Polri. Terutama saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Mulai dari jabatan strategis inilah, profil Kombes Pol Hengki Haryadi mulai dikenal publik.

Pada akhir tahun 2017, Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti 1,3 ton ganja. Peredaran narkoba ini jaringan antar pulau.

Pada Februari 2018, ketika Hengki Haryadi menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat berhasil menggerebek Kampung Boncos, Kota Bambu Selatan, Palmerah. Kampung ini dikenal dengan kampung narkoba.

Di kampung ini, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti yakni 64 gram sabu. 26 April 2018, petugas Polres Metro Jakarta Barat pun berhasil menggerebek Kampung Ambon. Sedikitnya ada 6 tersangka yang diamankan. Barang buktinya sebanyak 117,4 gram sabu dan uang tunai Rp 3 juta.

Baca juga: Tak Terima Ayah Meninggal saat Ditangkap Oknum Polisi, Warga Tasikmalaya Ngadu ke Polres Ciamis

Selanjutnya pada Juni 2018, Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap kasus begal terhadap pejabat Kementerian PUPR. Pelaku begal merupakan bagian sindikat jambret besar di Jakarta. Dengan keberhasilan tersebut, Hengki mendapat penghargaan dari Kementerian PUPR.

Tak hanya itu Kementerian Perhubungan pun sempat memberikan penghargaan kepada Hengki. Ia telah berhasil mengungkap kasus penculikan oleh oknum sopir dari taksi online. Prestasi ini pun semakin melambungkan nama sekaligus profil Kombes Pol Hengki Haryadi.

Kasus besar lainnya, Hengki Haryadi menangkap Hercules Rosario Marshal sekitar bulan November 2018. Atas kasus penguasaan lahan di Kalideres, Jakarta Barat.

Ungkap Kasus Narkoba Hingga Pembunuhan

Hengki Haryadi pun berhasil mengungkap kasus narkoba dengan skala besar sewaktu menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat.

Diantaranya, pabrik sabu di Cipondoh, 30 kilogram sabu dari wilayah Koja. Adapun kasus narkoba jaringan internasional yakni sebanyak 120 kilogram dan 28 kilogram jaringan Amerika. Menggagalkan penyelundupan 120 kilogram sabu.

Baca juga: Kena Tipu Arisan Bodong, Puluhan Emak-emak Lapor ke Polres Tasikmalaya

Berkat prestasinya itu, Hengki Haryadi meraih penghargaan dari US Drug Enforcement Administration (DEA). Dan juga memperoleh Enam Pin Emas, rinciannya 2 dari Kapolri, 2 dari Kementerian Perhubungan, 1 dari Kementerian Pertanian dan 1 dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi atas pengungkapan narkoba jaringan kampus.

Hengki pun pernah memecahkan rekor MURI dengan mengungkap kasus premanisme paling banyak selama tahun 2018 dengan menangkap 1.105 preman. Tak disangka, melihat dari profilnya Kombes Pol Hengki Haryadi ternyata lulusan Paskibra Nasional.

Kini Hengki Haryadi menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya. Di jabatan baru ini, ia pun berhasil mengungkap kasus yang cukup menghebohkan negeri ini.

Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial I (36) hanya dalam waktu singkat.

Jasad wanita berinisial I (36) sebelumnya ditemukan di Tol Becakayu, Bekasi pada Senin (17/10/2022). Polda Metro Jaya pun kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil.

Penangkapan Pelaku Hanya Selang 1 Hari dari Kejadian

Pelaku diduga seorang pria berinisial R yang melakukan pembunuhan berencana. Hanya selang 1 hari setelah penemuan jasad korban, Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku pada Selasa (18/10/2022) siang. Pelaku kini sudah ditetapkan tersangka.

“Kami menangkap pelaku pada hari Selasa 18 Oktober 2022 sekitar pukul 11.00 WIB. Lokasi penangkapan di Pondok Gede. Pada saat ini pelaku akan menjual laptop milik korban,” ujar Hengki Haryadi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya dalam keterangannya, Minggu (23/10/2022) lalu.

Itulah profil Kombes Pol Hengki Haryadi beserta sederet prestasinya. (R9/HR-Online)

Diskominfo Kota Banjar