Minggu, November 27, 2022
BerandaBerita TerbaruSinopsis Film V.I.P, Penangkapan Pelaku Pembunuhan Berantai

Sinopsis Film V.I.P, Penangkapan Pelaku Pembunuhan Berantai

Sinopsis film V.I.P menceritakan tentang pembunuhan berantai yang dilakukan oleh putra seorang guru di sekolah berprestasi. V.I.P merupakan salah satu film yang saat ini tengah populer di Viu. Itu artinya, film Korea ini sayang untuk kita lewatkan begitu saja.

Dikisahkan, terdapat seorang pemuda bernama Gwang Il yang terlahir sebagai psikopat. Kepribadiannya itulah yang kemudian membawanya ke jurang kejahatan.

Gwang Il dengan bengis dan kejam melakukan serangkaian pembunuhan. Tak hanya di satu negara saja, ia melancarkan aksi kejinya di sejumlah negara.

Baca Juga: Sinopsis Film Virgo and The Sparklings Beserta Pemerannya

Pemerintah Korea Selatan kewalahan dalam menghentikan aksi pembunuhan Gwang Il. Hingga akhirnya, demi menyelesaikan kasus pembunuhan tersebut, Korea Selatan dengan bantuan Korea Utara melakukan pengejaran terhadap Gwang Il.

Sinopsis Film V.I.P, Penangkapan Pelaku Pembunuhan Berantai

V.I.P merupakan film arahan sutradara Park Hoon Jung. Film yang pertama kali tayang 2017 silam ini, dibintangi sejumlah aktris dan aktor kenamaan Indonesia.

Sebut saja mereka Lee Jong Suk, Kim Myung Min, Jang Dong Gun, Park Hee Soon, Tae In Ho, Oh Dae Hwan, Peter Stormare, dan bintang-bintang lainnya.

Film dengan durasi tonton selama 128 menit ini, menyuguhkan cerita dengan berbagai genre sekaligus, seperti action, crime, dan juga thriller.

Film yang didistribusikan oleh Warner Bros ini, memiliki alur cerita yang seru. Untuk itulah, berikut ini sinopsis film V.I.P!

Kejahatan Gwang Il

Sinopsis film V.I.P, bermula ketika Gwang Il melakukan aksi kejahatannya. Gwang Il merupakan sosok pria berparas tampan dan lugu.

Ia memiliki senyum yang manis, hingga tidak ada yang menyadarinya, jika Gwang Il merupakan psikopat mengerikan. Sudah banyak kejahatan dan kekejian yang ia lakukan.

Gwang Il merupakan warga Korea Utara. Meskipun begitu, ia tidak hanya melakukan pembunuhan sadis di negara tersebut.

Salah satu negara yang menjadi bukti kejahatan Gwang Il adalah Korea Selatan. Siapa sangka, di balik jiwa psikopatnya, ia memiliki kecerdasan yang luar biasa.

Bagaimana tidak, Gwang Il berhasil mencoreng wajah kepolisian Korea Utara. Salah satu anggota kepolisian yang bernama Deo Reom pun dibuat malu oleh Gwang Il.

Polisi yang dikenal pintar itu pun sudah tidak memiliki harga diri sebagai penegak hukum. Pasalnya, ia bersama dengan kepolisian lainnya, tidak mampu menuntaskan tugas mereka untuk menangkap Gwang Il.

Baca Juga: Sinopsis Set Me Free, Kebohongan Seorang Siswa Teladan

Kepolisian Korea Selatan Turun Tangan dalam Penangkapan Gwang Il

Sinopsis film V.I.P selanjutnya menceritakan tentang penangkapan Gwang Il yang penuh dengan drama. Baik itu kepolisian maupun intel Korea Selatan, merasa memiliki hak untuk menangkap Gwang Il.

Kepolisian Korea Selatan berpendapat jika Gwang Il yang telah melakukan tindak kejahatan di Korea Selatan. Itu artinya, mereka memiliki hak untuk menangkap dan mengeksekusi Gwang Il.

Sementara itu, Intel sendiri memiliki sudut pandang yang berbeda. Mereka berpendapat, jika Gwang Il seharusnya ditangani oleh Intel.

Meskipun Korea Selatan menjadi salah satu tempat kejahatan Gwang Il, akan tetapi Gwang Il adalah warga Korea Utara. Selain itu, jika Korea Selatan turun tangan, bisa saja menjatuhkan para penguasa Korea Utara karena tidak mampu menangani kasus Gwang Il.

Penyerahan Gwang Il Kepada Intel

Penyerahan Gwang Il kepada Intel menjadi kelanjutan sinopsis film V.I.P. Setelah berhasil menemui kesepakatan, akhirnya kepolisian Korea Selatan menyerahkan kasus pembunuhan Gwang Il kepada Intel.

Baca Juga: Sinopsis Horror Stories III, Film Korea Genre Omnibus dan Horor

Saat proses pelepasan itu berlangsung, Gwang Il justru tertawa sembari mengejek kepolisian Korea Selatan. Bahkan, Gwang Il sempat mengutarakan perasaan senangnya ketika ia melihat korbannya merintih kesakitan dan ketakutan saat meregang nyawa.

Sontak, kepolisian Korea Selatan dibuat meradang dengan pernyataan Gwang Il. Hal inilah yang membuat I Do semakin murka dan membenci Gwang Il.

Bahkan, I Do bersumpah akan menyeret penjahat gila tersebut kembali. Hingga suatu hari, I Do secara diam-diam bertemu dengan Dae Beom.

Dae Beom telah berhasil menemukan banyak bukti dan jejak kejahatan Gwang Il. Ternyata, selama ini Gwang Il tidak melakukan aksi kejamnya seorang diri.

Ia memiliki kaki tangan yang selama ini membantunya. Dae Beom pun memiliki tekad kuat untuk mengadili Gwang Il dengan tangannya sendiri.

Lalu, mampukah kepolisian Korea Selatan dan Korea Utara memberi hukuman setimpal kepada Gwang Il? Untuk melihat kelanjutannya, jangan lupa saksikan sinopsis film V.I.P. (R10/HR-Online)

Diskominfo Kota Banjar