Selasa, November 29, 2022
BerandaBerita BanjarVideo Praktik Pernikahan di SMAN 2 Banjar Viral, Ini Tanggapan Kepsek

Video Praktik Pernikahan di SMAN 2 Banjar Viral, Ini Tanggapan Kepsek

harapanrakyat.com,- Video praktik pernikahan siswa SMAN 2 Banjar viral di media sosial. Bahkan, video siswa sekolah yang ada di Kecamatan Langensari itu penontonnya mencapai puluhan juta.

Bahkan, video yang tayang di akun TikTok salah satu siswa SMAN 2 Banjar @smallbusinesnyaica itu mendapatkan banyak komentar dari netizen.

Menanggapi hal itu, Kepsek SMAN 2 Banjar Agup Prasetiana mengatakan, pihaknya tidak menyangka video kegiatan siswa itu menjadi ramai dan mendapatkan respons beragam dari netizen. 

Ia pun menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut adalah praktik pernikahan dari mata pelajaran agama.

Sementara itu, dalam praktiknya itu Guru mata pelajaran tidak menginstruksikan yang berlebihan, namun sesuai dengan kreativitas siswa dan tidak keluar dari materi pembahasannya.

“Hanya saja, mereka ternyata bisa mempraktikkan peran sesuai dengan tugasnya dalam sebuah momen pernikahan, seperti pengantin, penghulu dan lainnya,” kata Agus, Senin (14/11/22).

Baca juga: Hebat, Guru dan Siswa SMAN 2 Banjar Luncurkan 2 Karya Buku

Saat praktik, lanjut Agus, ada salah satu siswa yang berperan mengambil video praktik pernikahan itu yang kemudian membagikannya ke media sosial. 

Alangkah terkejutnya para Guru setelah videonya viral, bahkan berbagai media juga turut menulisnya. 

“Di luar dugaan kita. Menurut kami, mereka itu benar-benar all out, sehingga semuanya kaget, apalagi sampai yang nonton hingga puluhan juta,” imbuhnya. 

Tanggapan Video Praktik Pernikahan yang Viral

Soal banyaknya respons dari netizen, kata Agus, pihaknya menyebut segala sesuatu ada kelebihan dan kekurangannya. 

Bahkan, di internal sekolah dari Guru dan siswa juga merasa kegiatan tersebut ada yang menyebut mengada-ada. 

Di samping itu, ada juga yang kagum lantaran kolaborasi antar siswa serta sejumlah Guru mapel bisa terwujud dengan baik dalam satu kegiatan. 

“Selain yang praktik prosesi pernikahan, siswa yang lain juga mendapatkan tugas, seperti pelajaran Bahasa Sunda, Inggris, Indonesia dan lainnya. Jadi, kegiatan itu masih dalam KBM. Hanya saja kegiatannya berbeda,” imbuhnya. 

Sementara itu, Guru mata pelajaran agama Islam Umi Kalsum mengungkapkan, pihaknya memberikan materi Fiqih Islam yang mana di dalamnya membahas Bab Munakahat atau pernikahan dalam agama Islam.

Selain materi secara teoritis, pihaknya juga mengarahkan siswa untuk praktik. Hal itu agar siswa bisa lebih mengerti dan memahami pelajarannya.

“Kami mengarahkan siswa intinya untuk ijab kabul. Cuman yang kemarin itu saya secara pribadi hanya mengarahkan praktiknya saja, untuk kostum dan yang lainnya saya tidak pernah mengarahkan, hanya mempersilakan bermain peran,” katanya. 

Sebelum melakukan praktik, Umi Kalsum menambahkan, para siswa terlebih dahulu mencari informasi sesuai dengan perannya masing-masing.

“Contoh peran sebagai penghulu, amil, dan yang lainnya mereka bertanya dulu itu seperti apa. Begitu juga peran yang lain. Rata-rata hampir semua (bertanya, red) ke ahlinya,” tambahnya.

Sehingga dengan adanya praktik tersebut, para siswa dapat memahami semua syarat dan rukun pernikahan. 

Umi menambahkan, jika praktik pernikahan di sekolahnya itu bukan pertama kalinya. Namun untuk respons saat ini berbeda dengan sebelumnya, apalagi video kegiatan tersebut viral hingga puluhan juta. (Sandi/R6/HR-Online)