Rabu, Februari 8, 2023
BerandaBerita TerbaruHubungan Antar Roda: Seporos, Bersingungan, dan Rantai

Hubungan Antar Roda: Seporos, Bersingungan, dan Rantai

Hubungan antar roda ada dalam pembahasan ilmu Fisika. Pada dasarnya, memang ada hubungan yang mengaitkan antar roda. Untuk memudahkan Anda dalam mempelajari ilmu Fisika ini, simak saja uraian berikut.

Baca Juga: Gerak Lurus Berubah Beraturan Dipercepat, Ini Rumus dan Contohnya!

Mengenal Hubungan Antar Roda

Sesuai dengan namanya, bisa kita ketahui bahwa materi ini merupakan keterkaitan roda-roda. Tentu ada sudah mengenal dengan baik apa itu roda bukan?

Dalam kehidupan sehari-hari, roda seringkali terlihat dari wujud ban kendaraan bermotor, gigi pada sepeda, sampai dengan roda gigi yang ada di mesin jam.

Ketika Anda ingin menganalisis hubungan antar roda yang ada di dalam ilmu Fisika ini, penting untuk memahami jari-jari, kecepatan sudut, dan kecepatan liniernya.

Perihal jenisnya, materi ini terbagi menjadi 3 jenis. Sebut saja roda seporos, roda bersinggungan, dan roda yang tersambung dengan rantai.

Tiap jenis hubungan tersebut memiliki pengertian, konsep atau cara kerja, dan contoh tersendiri. Apabila Anda ingin lebih memahami materi Fisika ini, maka jangan sampai lewatkan pembahasan yang tersaji.

Pembahasan ini akan mengulas secara lengkap tiap jenis hubungannya guna memudahkan Anda dalam mempelajari ilmu Fisika.

Seporos

Salah satu jenis hubungan antar roda yang perlu untuk Anda ketahui yaitu seporos. Hubungan yang satu ini mempunyai ciri khusus. Adapun cirinya yaitu mempunyai arah putar dan kecepatan sudut yang sama.

Mengenai contohnya, Anda bisa ketahui penerapan seporos pada gear dan ban belakang yang ada di sepeda motor. Sepeda motor bisa berjalan dan Anda kendarai sebagaimana mestinya karena berbagai faktor.

Salah satu faktornya yaitu dibantu karena penerapan konsep rodanya. Soal cara kerjanya, gear yang ada di sepeda motor bisa kita sebut sebagai roda karena bentuknya berupa piringan pipih.

Keduanya disambungkan menggunakan satu poros yang ada di tengah gear dan ban. Pastikan Anda memahami contoh dan mekanisme kerjanya agar bisa membedakan jenis hubungan roda satu dengan jenis lainnya secara baik.

Sebelum beralih ke jenis selanjutnya, pahami dulu hubungan roda-roda ini.

Baca Juga: Gaya Sentripetal dan Sentrifugal pada Gerak Melingkar Fisika

Bersinggungan

Selain hubungan antar roda seporos, ada juga jenis bersinggungan. Sesuai dengan namanya, roda-roda ini berkaitan secara bersinggungan.

Dalam artian, hubungan ini mempunyai arah putar yang berlawanan antar rodanya.

Meski arah putarnya berlawanan, namun mempunyai kesamaan kelajuan linear. Selain itu, dua roda atau lebih saling menempel dengan ukuran berbeda. Masing-masing rodanya juga mempunyai gerigi dengan fungsi tersendiri.

Adapun fungsinya ialah untuk mengikat piringan roda. Dengan begitu, antar roda tak dapat bergerak bersamaan.

Sedangkan untuk contohnya, Anda bisa temukan penerapan hubungan roda-roda bersinggungan pada gear mesin motor dan mesin jam analog.

Hubungan Roda-Roda dengan Rantai

Jenis hubungan berikutnya yang juga menarik untuk Anda pahami ialah roda-roda dengan rantai. Rantai di sini juga bisa berupa sabuk maupun tali.

Berbeda dengan jenis hubungan sebelumnya, hubungan dengan sabuk ini mempunyai arah putar searah dengan kesamaan kelajuan linear.

Untuk contohnya, Anda bisa temukan penerapan hubungan antar roda dengan rantai pada gear depan dan gear belakang sepeda.

Apabila kita cermati, gear depan letaknya menempel pada pedal sepeda. Keduanya pun tersambung karena bantuan rantai.

Saat Anda mengayuh pedal sepeda, maka gear bagian depan akan berputar sekaligus menggerakkan gear yang ada di bagian belakang.

Sekilas prinsip kerja ini menyerupai sepeda motor. Hal ini karena gear bagian belakang menempel dengan ban sisi belakang sepeda secara seporos.

Dengan alasan tersebut, bagian belakang gear yang ada di sepeda berarti menerapkan prinsip roda dan poros tersambung rantai.

Baca Juga: Dinamika Gerak Rotasi: Momen Gaya, Momen Sudut, dan Energi Kinetik

Apabila Anda mampu memahami contoh penerapan ini, sama saja sudah mengetahui dengan baik bagaimana mekanisme roda-roda dan rantai.

Setelah menyimak review di atas, tentu Anda bisa tahu sebenarnya apa itu hubungan antar roda, termasuk jenis hubungannya. Pastikan Anda mencermatinya dengan baik supaya bisa memahami pembahasannya secara optimal. Selain memudahkan dalam mempelajari ilmu Fisika, pembahasan ini juga harapannya bisa menambah wawasan Anda. (R10/HR-Online)