Rabu, Februari 1, 2023
BerandaBerita PangandaranMain di Pantai Pangandaran Sepulang Sekolah, Bocah SD Terseret Ombak

Main di Pantai Pangandaran Sepulang Sekolah, Bocah SD Terseret Ombak

harapanrakyat.com,- Bocah SD terseret ombak di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Bocah tersebut diketahui berinisial ASP (10), siswa kelas 4 SDN 2 Pananjung. Sebelumnya ASP bermain-main di pinggir pantai bersama teman-temannya usai pulang sekolah.

Kepala Satuan Polair Polres Pangandaran AKP Sugianto membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan laut yang menimpa seorang bocah SD di Pantai Barat Pangandaran. Tepatnya di Pos V Pangandaran Sunset.

“Awalnya korban bermain bersama teman-temannya di pinggir pantai, lalu korban berjalan ke arah tengah. Tiba-tiba datang ombak, sehingga korban terseret ke tengah,” katanya.

Baca Juga: Santri yang Tenggelam di Pantai Legok Jawa Pangandaran Akhirnya Ditemukan

Saat ini, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Sat Polairud, Basarnas SAR, Barakuda SAR MTA, dan TNI Angkatan Laut melakukan pencarian korban.

“Kami langsung melakukan pencarian baik lewat darat maupun laut. Lokasi tenggelamnya korban merupakan zona larangan berenang. Kebetulan saat ini gelombang sedang besar pula,” jelasnya.

Pencarian bocah SD yang tenggelam tersebut dilakukan dalam radius 1 Kilometer ke arah kanan dan 1 Kilometer ke sebelah kiri.

“Kita sisir dari laut dan dari darat. Selain itu, kita turunkan juga tim penyelam namun korban belum juga berhasil ditemukan,” katanya.

Sementara itu pencarian korban dihentikan saat malam tiba dan akan dilanjutkan besok. “Kita akan berusaha besok mencari korban dan untuk malam pun petugas gabungan akan tetap melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang asongan di Pantai Barat Pangandaran, Ayi Sunarti mengaku sempat melihat bocah SD terseret ombak dan tenggelam dari kejauhan.

“Saya berteriak minta tolong kepada seorang pengunjung untuk menolong korban yang terseret ombak. Namun karena gelombang sedang besar pengunjung tersebut tidak berani mengejar korban yang sudah berada di tengah tergulung ombak dan menghilang,” katanya. (Entang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)