Rabu, Februari 8, 2023
BerandaBerita TerbaruStruktur Ikatan Peptida, Sifat, dan Fungsinya, yuk Simak di Sini!

Struktur Ikatan Peptida, Sifat, dan Fungsinya, yuk Simak di Sini!

Struktur ikatan peptida ada dalam materi ilmu Kimia. Ikatan peptida memang memiliki struktur tersendiri sehingga membedakannya dengan ikatan lain. Berikut ulasan lengkap seputar ilmu Kimia tersebut.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Atom Dalton, Model Paling Sederhana

Kenali Struktur Ikatan Peptida

Bagi Anda yang pernah mempelajari Kimia, pastinya sudah tak asing lagi dengan ikatan peptida. Ikatan peptida ialah ikatan yang melibatkan atom C karboksil di asam amino dengan atom N amina di asam amino lain.

Dalam hal ini, susunan yang membentuk asam amino mencangkup banyak hal. Mulai dari gugus amina, gugus karboksil, sampai dengan gugus -R yang terbilang spesifik.

Ikatan peptida ini pun bisa terbentuk karena asam amino tersebut saling berikatan. Dari pembentukan tersebut, ikatan peptida pada dasarnya bisa dengan mudah kita temukan pada protein.

Menarik untuk kita ketahui pula bahwa ikatan peptida juga jadi penghubung antara gugus alfa-karboksil dan gugus alfa-nitrogen yang ada di rantai polipeptida.

Setelah memahami seperti apa struktur ikatan peptida, jangan lewatkan pula pembahasan mengenai sifat dan fungsinya.

Sifat Ikatan Peptida

Ikatan peptida memiliki beragam sifat yang penting untuk Anda pahami. Adapun salah satu sifatnya yaitu memiliki tingkat kekuatan yang baik. Berkat sifat tersebut, ikatan ini tak mudah terurai meski mengalami pemanasan.

Begitu pula ketika terkena garam dengan tingkat konsentrasi tinggi, ikatannya juga tak akan terurai. Meski begitu, ikatannya tetap bisa rusak seiring berjalannya waktu. Pada umumnya, hal tersebut dipengaruhi oleh pemanasan yang relatif lama.

Pemanasan ini sendiri melibatkan asam kuat, basa kuat, ataupun enzim. Terlepas dari hal tersebut, ikatan peptida juga memiliki sifat lainnya. Sebut saja bisa berotasi, planar, rigid, dan mempunyai ikatan rangkap sebagian.

Perlu Anda sadari bahwa tak semua ikatan yang ada di ilmu Kimia membawa sifat tersebut. Oleh karena itu, sifat di atas bisa Anda jadikan sebagai karakteristik ilmu peptida yang ada di protein.

Baca Juga: Jenis Atom Karbon dalam Senyawa Hidrokarbon, Wajib Tahu!

Fungsi Ikatan Peptida

Sebagaimana struktur ikatan kimia lainnya, ikatan peptida juga mempunyai fungsi tersendiri. Lantas apa saja fungsinya? Cek selengkapnya di sini.

Mengendalikan Oksidasi dan Potensi Reduksi

Salah satu fungsinya ialah bisa mengendalikan oksidasi dan potensi reduksi. Sebagai contohnya, bisa Anda ketahui dari bentuk tereduksi Glutathione yang bermanfaat dalam mencerahkan kulit manusia sekaligus perantara reaksi transfer elektron.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa ikatan peptida pada protein memiliki fungsi penting di dalam tubuh manusia. Namun perlu Anda pahami bahwa fungsi tersebut tergantung dari asam amino yang ikut terlibat.

Antibiotik

Fungsi lainnya dari ikatan peptida yaitu antibiotik. Ikatan ini memang bisa menjalankan fungsi sebagai antibiotik. Pada dasarnya, hal tersebut berdampingan dengan fungsi ikatan peptida dalam mengatur hormon.

Memicu Pertumbuhan 

Fungsi yang satu ini juga bisa Anda temukan pada struktur ikatan peptida. Lebih tepatnya ikatan peptida pada protein sinyal ekstraseluler.

Ada banyak contoh yang menguatkan fungsi ikatan peptida sebagai pemicu pertumbuhan. Salah satunya faktor pertumbuhan epidermal atau yang juga terkenal dengan sebutan EGF.

Mendukung Kinerja Sistem Pencernaan 

Secara tak langsung, ikatan peptida pada protein ini bisa mendukung sistem pencernaan. Hal ini karena ikatan peptida yang ada di tubuh bisa dipecah dan digunakan lagi. Misalnya ketika makan daging.

Enzim yang ada di dalam tubuh akan memecah protein. Proses tersebut melahirkan beragam peptida. Ikatan peptida ini bisa Anda cerna ataupun keluarkan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Baca Juga: Kesetimbangan Asam Basa dalam Kimia Dasar, Ini Dia Penjelasannya!

Elemen Struktural

Ikatan peptida juga bisa berfungsi sebagai elemen struktural di sitoskeleton. Alhasil, sel bisa mempertahankan bentuknya dengan baik. Dengan struktur yang kaku, ikatan peptida juga bisa berperan di jaringan ikat.

Mengenai hal tersebut, ikatan peptida bisa proteksi jaringan maupun organ lain yang ada di dalam tubuh. Tak cukup itu saja, ikatan peptida ini juga mampu berfungsi untuk memberikan struktur pada bagian tersebut. Dengan begitu, tubuh bisa terlindungi secara optimal.

Struktur ikatan peptida memang penting dipelajari. Dengan memahami strukturnya, maka akan lebih mudah dalam mempelajari sifat dan fungsinya. Pada dasarnya, ikatan peptida ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan, khususnya pada tubuh manusia. (R10/HR-Online)