Selasa, Januari 31, 2023
BerandaBerita JabarWaduh! 2000 Titik PJU di Kota Bandung Kondisinya Rusak

Waduh! 2000 Titik PJU di Kota Bandung Kondisinya Rusak

harapanrakyat.com,- Dari total penerangan jalan umum (PJU) di Kota Bandung, Jawa Barat sebanyak 46 ribu titik, sedikitnya 2.000 PJU dalam kondisi rusak.

Oleh sebab itu, Dinas Perhubungan Kota Bandung pada 2023 ini, akan melakukan pembangunan dan pemeliharaan PJU, termasuk penerangan jalan lingkungan.

Hal itu diungkapkan Kabid Prasarana pada Dishub Kota Bandung, Panji Kharismadi, di Kota Bandung, Rabu (18/1/2023).

“Jadi seperti pemeliharaan jaringan dan mengganti lampunya ke LED yang lebih hemat energi tapi mengeluarkan cahaya lebih terang,” ungkapnya.

Baca Juga : Tahun Ini Pemkot Bandung Tambah PJU dan PJL

Menurut Panji, Pemkot Bandung akan terus melakukan koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat, terkait fasilitas penerangan jalan di ruas jalan berstatus jalan nasional maupun jalan provinsi.

Pada tahun 2023 ini, lanjut Panji, Dinas Perhubungan Kota Bandung menargetkan pembangunan di 475 titik PJU dan 3.059 titik PJL.

Lebih jauh, jumlah tersebut terusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Bandung.

“Untuk PJL dalam reses ada 3.597 titik dan PJU dalam reses sekitar 230 titik,” ungkap Panji.

Anggaran PJU dan PJL Kota Bandung

Sementara itu, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan bahwa Pemkot Bandung menganggarkan dana sebesar Rp 63 miliar untuk PJU dan PJL pada tahun 2023.

Baca Juga : Penerangan di Kota Bandung Belum Merata, Pemkot Jelaskan Ini

Anggaran tersebut untuk 47 ribu titik PJU dan PJL yang ada di Kota Bandung. Sedangkan jumlah total PJU dan PJL ada sekitar 67 ribu titik yang tersebar di berbagai kawasan di Kota Bandung.

“Untuk tahun 2023, alokasi anggaran PJU dan PJL sekitar Rp 63 miliar. Dari total kebutuhan 67 ribu, kita baru terealisasi 47 ribu. Jadi ada sekitar 21 ribu yang belum,” ungkap Ema.

Ia berharap alokasi anggaran tahun 2023 tersebut, bisa secepatnya terealisasi. Sehingga pemetaan titik lampu dapat segera terlaksana.

“Kalau dilelang kita kumpulkan supaya ada percepatan sehingga pengerjaannya bisa terealisasi. Karena lelang butuh waktu, supaya kegiatan realisasi tidak bertumpuk di ujung triwulan keempat,” tuturnya.

Ema mengakui, masih terdapat jarak antara PJU yang belum ideal. Selain itu, ada sejumlah lampu yang padam atau rusak.

“Pemasangan itu harus proporsional, sehingga jangan terhalang oleh rimbunnya pohon. Kami berharap perbaikan PJU di Kota Bandung yang dalam kondisi rusak ini segera tertangani,” ungkap Ema. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)