Rabu, Februari 8, 2023
BerandaBerita JabarArah Politik Ridwan Kamil Harus Jelas dan Terarah

Arah Politik Ridwan Kamil Harus Jelas dan Terarah

harapanrakyat.com,- Pengamat politik menilai arah politik Ridwan Kamil yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Barat, harus jelas dan terarah. Hal itu menyusul keputusan Ridwan Kamil bergabung dengan Partai Golkar.

Pengamat Politik Universitas Padjadjaran, Firman Manan menjelaskan, dengan langkah Ridwan Kamil masuk partai, semakin memperjelas bahwa Ridwan Kamil harus menunjukkan integritas dan arah politiknya.

“Jika memang hendak maju di Pilpres pun, Ridwan Kamil masih harus menunggu keputusan DPP Partai Golkar. Sebab, hasil munas (musyawarah nasional) partai, menunjuk Airlangga Hartarto sebagai kandidat calon Presiden pada Pemilu 2024,” ungkap Firman di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (19/1/2023).

Baca Juga : Ridwan Kamil Resmi Bergabung ke Partai Golkar

Firman menambahkan, tugas berat dari Partai Golkar kepada Ridwan Kamil yaitu menggalang pemilih, memang harus dilakukan Ridwan Kamil ke depan sebagai kader partai.

“Tentunya tugas itu sangat tidak mudah. Meski masyarakat banyak menyukai sosok Ridwan Kamil, namun belum tentu saat Ridwan Kamil sudah berpartai,” ungkapnya.

Artinya, lanjut Firman, asosiasi masyarakat hanya memandang terhadap sosok bukan partainya. Hal ini pun banyak terjadi hampir di semua daerah di Indonesia.

Langkah Politik Ridwan Kamil di Pilgub Jabar

Terkait langkah politik saat ini, Firman menilai, idealnya Ridwan Kamil kembali maju di Pilgub Jawa Barat. Sebab, lanjut Firman, arah politiknya menjadi lebih jelas dan terukur Ridwan Kamil.

“Sangat ideal jika maju di Pilgub Jabar lagi, arah politik jelas dan bisa terukur oleh Ridwan Kamil. Namun, jika memang menunggu Pilpres, saya rasa pun ini berat, karena beliau masih harus menunggu keputusan partai,” ucapnya.

Baca Juga : AHY Ajak Kader Partai Demokrat Terus Suarakan Aspirasi Rakyat

Dengan bergabungnya ke partai politik, Firman menambahkan, Ridwan Kamil tidak melakukan manuver politik sendiri bertemu tokoh lain dalam urusan Pilpres.

“Jangan offside bertemu tokoh nasional lain membahas Pilpres. Karena sekarang Ridwan Kamil sudah kader partai politik, maka tupoksi (tugas pokok dan fungsi) silaturahmi politik, menjadi domain ketua umum partai,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi bergabung ke Partai Golkar. Bahkan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan hal itu saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Dalam kesempatan itu, Airlangga menjelaskan, resminya Ridwan Kamil menjadi salah satu kadernya ditandai dengan pemberian kartu tanda anggota (KTA). (Ecep/R13/HR-Online)