Kamis, Januari 26, 2023
BerandaBerita TerbaruChina Bakal Luncurkan Satelit ke Bulan untuk Misi Jelajahnya

China Bakal Luncurkan Satelit ke Bulan untuk Misi Jelajahnya

China bakal luncurkan satelit ke bulan secepatnya. Satelit China yang diluncurkan tersebut akan sangat berguna nantinya. Dengan nama Queqiao-2, satelit tersebut akan menjadi salah satu robot dalam misi bulan mereka.

Salah satu negara yang tengah berambisi dalam misi bulan adalah China. Bahkan, beberapa waktu lalu sempat terjadi ketegangan antara China dan juga AS.

Amerika Serikat sempat mengatakan bahwa China mencuri wilayah berpotensi di bulan. Akan tetapi, China dengan tegas membantah hal tersebut.

Untuk memperlancar misi bulan mereka, China akan segera meluncurkan sebuah satelit komunikasi bernama real Queqiao-2.

Baca Juga: Satelit NASA Akan Jatuh Setelah di Luar Angkasa 38 Tahun

Rencana China Bakal Luncurkan Satelit ke Bulan

Bulan merupakan satelit alami milik Bumi yang dengan setia mengorbit. Sejak beberapa waktu lalu, bulan semakin populer menjadi objek penelitian para ilmuwan luar angkasa.

Semakin banyak misi menjelajah bulan, salah satunya milik China. Sebagai salah satu bagian misi bulan, Wang Qiong dari The Lunar Exploration dan Space Engineering Center di bawah China National Space Administration (CNSA) akan meluncurkan Queqiao-2 pada awal tahun 2024.

Peluncuran satelit ini akan lebih awal daripada misi Chang’e-6 yang saat ini diperkirakan akan meluncur di tahun 2024 akhir atau awal 2025.

Quieqiao-2 akan jauh lebih canggih dari satelit Queqiao pertama yang meluncur pada 2018 lalu ke garis orbit bulan. Adapun satelit Queqiao pertama akan segera mencapai akhir masa operasi mereka.

Baca Juga: Satelit Nano Pertama Indonesia Meluncur ke ISS dengan SpaceX

Untuk Mengambil Lebih Banyak Sampel Bulan

Queqiao-2 memiliki arti “Jembarang Murai 2” dan berasal dari mitologi China. Satelit ini akan memasuki Distant Retrograde Orbit (DRO) untuk mendukung Chang’e-6, daripada ke posisi yang lebih stabil di orbit sekitar E-M L2 atau 65.000 kilometer dari bulan.

Chang’e-6 kemungkinan akan melakukan pendaratannya, pengambilan sampel, dan juga tahap lepas landas kronik pendakiannya dari misi dalam waktu sekitar 48 jam.

Kabar China bakal luncurkan satelit ke bulan ini akan sangat membantu mereka dalam mengamati kondisi wilayah satelit alami Bumi tersebut.

Target Misi Chang’e 6

Chang’e 6 akan menargetkan alat di dalam Cekungan Aitken Kutub Selatan (SPA) yang besar di sisi jauh bulan. Sampel SPA sendiri sudah ditandai oleh US sebagai priority planetary science arena dapat memberikan pengetahuan terbaru dari Tata Surya.

Queqiao-2 akan menjadi relai komunikasi antar tim di darat dan sisi jauh bulan. Sebuah relai sangat China butuhkan karena belahan bulan tidak pernah menghadap ke Bumi akibat dari penguncian pasang surut.

Baca Juga: Satelit Radar Pemantau Air SWOT Pertama dari NASA

Satelit yang memiliki antena parabolic berdiameter 2.4 meter ini menjadi bagian tumbuh ambisi bulan dari China. Orbit satelit akan memberikan link komunikasi untuk 8 jam dari 12 jam periode orbit.

China bakal luncurkan satelit ke bulan, namun bukan hanya Chang’e 6 dan Queqiao 2. Karena China juga tengah mempersiapkan Chang’e 8 dan Chang’e 8 yang akan meluncur pada 2026 dan 2028. (R10/HR-Online)