Senin, Februari 6, 2023
BerandaBerita CiamisDisdik Ciamis akan Perbaiki Ruangan SDN 2 Margajaya yang Rusak, Kapan?

Disdik Ciamis akan Perbaiki Ruangan SDN 2 Margajaya yang Rusak, Kapan?

harapanrakyat.com,- Dinas Pendidikan Ciamis, Jawa Barat, rencananya akan memperbaiki ruangan SDN 2 Margajaya yang rusak. Adapun realisasi perbaikan sekolah yang berada di Kecamatan Pamarican itu, rencananya pada tahun 2023 dengan anggaran sebesar Rp 325 juta.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ciamis, Asep Saeful Rahmat ,mengatakan bahwa sekolah tersebut rusak setelah terkena bencana.

“Memang sudah kami rencanakan (perbaikan). Semua sekolah yang terkena bencana tahun 2021/2022 itu ada 13 sekolah,” kata Kadisdik Ciamis, Asep Saeful Rahmat kepada harapanrakyat.com, Selasa (10/1/2023).

Ia mengakui, bahwa semua sekolah yang rusak karena bencana tersebut sudah teranggarkan pada tahun 2022.

Baca Juga: Memprihatinkan, Ruangan SDN 2 Margajaya Butuh Bantuan Pemkab Ciamis

Akan tetapi, karena kondisi keuangannya defisit, jadi yang baru terealisasi itu baru 9 sekolah.

“Jadi ada 4 sekolah lagi yang belum terealisasi. Termasuk ruangan SDN 2 Margajaya, Kecamatan Pamarican yang rusak. Insya Allah tahun 2023 ini, 4 sekolah tersebut bisa terealisasi,” tuturnya.

Jadi, lanjutnya, SDN 2 Margajaya dan 3 sekolah lagi memang sudah direncanakan, dan akan direalisasikan pada tahun 2023 ini.

“Ini pasti akan kami laksanakan. Karena ini sudah kami rencanakan untuk perbaikan sekolah yang terkena bencana,” ucapnya.

Sementara untuk anggarannya bagi sekolah yang terkena bencana, Asep menjelaskan,  bahwa sumber anggarannya berasal dari  dana bencana. Karena menurutnya, kerusakannya akibat dari bencana. 

“Rencana anggaran untuk SDN 2 Margajaya itu sebesar Rp 325 juta, dan sudah masuk DPA tahun anggaran 2023,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ruang kelas SDN 2 Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis rusak. Bukan hanya itu, ruangan tersebut membahayakan para siswa dan pengajar.

Maka dari itu, para siswa, orang tua dan pengajar mengeluhkan kondisi sekolah tersebut. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)