Minggu, Januari 29, 2023
BerandaBerita JabarDisorot! Pembuatan Konten Masjid Al Jabbar Telan Rp 16 Miliar

Disorot! Pembuatan Konten Masjid Al Jabbar Telan Rp 16 Miliar

harapanrakyat.com,– Setelah dikejutkan dengan anggaran pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Kota Bandung, Jawa Barat sebesar Rp 1 triliun, kini publik kembali menyoroti besaran biaya konten proyek ikon baru di Jawa Barat tersebut.

Arsitek Masjid Al Jabbar yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, beberapa waktu lalu angkat bicara mengenai anggaran pembangunan fisik masjid ini.

Setelah penjelasan mengenai besaran anggaran pembangunan masjid, belakangan beredar kabar pula mengenai pembuatan konten untuk Masjid Raya Al Jabbar itu.

Hal tersebut terungkap melalui sebuah tangkapan layar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Untuk proyek pembuatan konten ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan anggaran sebesar Rp 16 miliar lebih.

Baca Juga : Viral Kondisi Karpet Kotor di Masjid Raya Al Jabbar, Pemprov Jabar Berikan Tanggapannya

Dalam LKPP itu tertera, nama tender 1 Pekerjaan Pembuatan Konten Masjid Raya Provinsi Jawa Barat dengan kode Rencana Umum Pengadaan Nomor 30830988. Tender itu tertanggal pada 1 April 2022, dengan sumber pendanaan RUP melalui APBD 2022

Masih dalam keterangan tangkapan layar itu, tertera satuan tugas berada di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Dalam tangkapan layar itu, tertera pula tender sudah selesai dengan nilai HPS sebesar Rp 16,3 miliar dari nilai pagu paket Rp 20 miliar.

Sedangkan untuk metode pengadaan dalam proyek itu menggunakan sistem tender pascakualifikasi satu file harga terendah sistem gugur. Pemenang lelang berlokasi di Kota Bandung, Jawa Barat.

Pengamat Turut Pertanyakan Urgensi Pembuatan Konten Masjid Raya Al Jabbar

Pengamat kebijakan publik Kandar Karnawan turut menyoroti anggaran pembuatan konten proyek masjid itu. Kandar mengaku terkejut mengaku terkejut dengan jumlah anggaran proyek itu.

Padahal, lanjut Kandar, masih banyak kebutuhan publik lain yang lebih bermanfaat.

“Saya tidak habis pikir untuk apa uang sebesar itu (Rp 16 miliar lebih)? Apa urgensinya? Padahal masih banyak hal lain untuk kepentingan masyarakat yang lebih penting,” ungkap Kandar melalui sambungan telepon, Minggu (8/1/2023).

Baca Juga : Jaga Ketertiban dan Kebersihan di Masjid Raya Al Jabbar, Gubernur Jabar Lakukan Antisipasi

Pihaknya pun menilai, anggaran pembuatan konten itu terkesan tidak realistis. Bahkan, pihaknya mengaku penasaran konten seperti apa sehingga harus membutuhkan anggaran sebesar Rp 16 miliar lebih.

“Pemerintah seharusnya tidak menghambur-hamburkan uang rakyat. Saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang perlu pembenahan Pemprov Jawa Barat. Apalagi ini tahun terakhir di era kepemimpinan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat,” tuturnya.

Kandar menegaskan, jika Pemprov Jawa Barat menyalurkan anggaran untuk pembuatan konten Masjid Al Jabbar untuk masyarakat pelosok Jawa Barat yang membutuhkan bantuan, tentu akan lebih bermanfaat.

“Akan lebih bermanfaat jika anggaran itu untuk kepentingan publik secara langsung, bukan untuk hal lain yang tidak langsung menyentuh masyarakat langsung,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi, baik dari dinas terkait maupun pihak Pemprov Jawa Barat mengenai anggaran pembuatan konten Masjid Raya Al Jabbar ini. (Ecep/R13/HR-Online)