Selasa, Januari 31, 2023
BerandaBerita TerbaruJaringan untuk Fotosintesis pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jaringan untuk Fotosintesis pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jaringan untuk fotosintesis sangat unik. Keberadaan jaringan fotosintesis ini adalah untuk memproduksi makanan. Jadi, tumbuhan memiliki proses pembuatan makanan sendiri yang bernama fotosintesis.

Hal inilah yang sebenarnya membedakan tumbuhan dengan makhluk hidup lainnya. Tumbuhan tidak perlu mencari makanan, melainkan mereka dapat membuat makanan mereka sendiri sehingga tumbuh hingga besar.

Proses ini tentunya dapat terjadi karena keberadaan dari jaringan-jaringan fotosintesis. Jaringan ini ada di bagian tubuh tumbuhan dan memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Baca Juga: Jaringan Tumbuhan dan Fungsinya, Anda Wajib Tahu!

Jaringan untuk fotosintesis pada Tumbuhan

Tumbuhan merupakan jenis makhluk hidup yang juga mendiami Bumi. Sama seperti makhluk hidup lainnya, tumbuhan juga membutuhkan makanan untuk bisa bertahan hidup.

Untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut, tumbuhan sendiri memiliki cara yang unik, yakni dengan memasak makanannya secara mandiri. Proses “memasak” tersebut terkenal dengan nama fotosintesis.

Proses fotosintesis pada tumbuhan membutuhkan bantuan cahaya matahari. Cahaya tersebut akan mengubah air dan juga karbon dioksida menjadi air, glukosa, dan juga oksigen.

Meski fotosintesis berguna untuk tumbuhan, tetapi tidak semua bagian tubuhnya bisa melakukan proses ini. Hanya ada beberapa bagian tumbuhan yang dapat berguna dalam fotosintesis.

Nah, berikut ini daftar jaringan untuk fotosintesis yang wajib Anda ketahui.

Jaringan Fotosintesis di Daun

Proses fotosintesis berlangsung di salah satu bagian tumbuhan yaitu daun. Pada bagian ini terdapat jaringan fotosintesis yang bernama mesofil daun.

Jaringan mesofil sendiri merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel parenkim atau jaringan dasar. Fungsi utama dari jaringan mesofil tentunya untuk pengisi di antara jaringan lainnya.

Karena sel parenkim termasuk jaringan dasar, maka hampir semua bagian tumbuhan memiliki jaringan ini. Jaringan mesofil sangat penting dalam proses fotosintesis karena memiliki banyak klorofil.

Klorofil atau zat hijau merupakan pigmen penting dalam proses fotosintesis oleh daun. Dengan klorofil maka daun akan menyerap cahaya matahari yang berguna untuk “memasak” makanannya.

Keberadaan jaringan untuk fotosintesis ini memungkinkan daun memproduksi makanan mereka sendiri sehingga dapat terus bertahan hidup.

Baca Juga: Manfaat Fotosintesis Bagi Tumbuhan serta Proses Berlangsungnya

Jaringan Tiang atau Jaringan Palisade

Perlu Anda ketahui, jaringan tiang atau palisade ini merupakan bagian dari jaringan mesofil. Jaringan palisade disebut juga sebagai jaringan tiang karena terdiri dari sejumlah sel yang memanjang secara tegak lurus pada permukaan daun.

Meski terlihat berdiri secara tegak lurus, tetapi sebenarnya sel pada jaringan palisade ini tidak berdiri terlalu rapat atau saling terpisah. Hal tersebut berfungsi agar udara yang ada di dalam ruang antar sel tetap dapat mencapai sisi panjangnya.

Jaringan tiang menjadi tempat zat klorofil berada. Setiap helai daun biasanya akan memiliki satu hingga dua lapisan jaringan tiang dengan klorofil melekat di bagian dindingnya.

Fungsi dari jaringan palisade yang paling utama tentunya adalah untuk tempat fotosintesis berlangsung. Klorofil yang berjumlah sangat banyak membuat jaringan ini dapat menyerap cahaya matahari.

Selain itu, fungsi jaringan untuk fotosintesis ini adalah sebagai pengisi utama sel di dalam daun. Kemudian, fungsi jaringan lainnya berkaitan dengan proses transpirasi.

Proses transpirasi merupakan proses keluarnya air yang menguap dari bagian dinding sel-sel parenkim pada tumbuhan.

Jaringan Spons atau Bunga Karang

Selanjutnya dari jaringan fotosintesis pada daun adalah jaringan spons atau bunga karang. Jaringan spons ini berada tepat di bawah jaringan palisade dengan bentuk yang berbeda, yakni seperti bola atau silinder.

Selain itu, jaringan spons juga berbentuk lebih longgar daripada palisade dan tidak teratur. Karena letaknya berada di bawah jaringan tiang, maka jaringan spons atau bunga karang ini tidak memiliki banyak klorofil.

Tetapi sebaliknya, jaringan bunga karang justru memiliki kantung udara berukuran besar yang berfungsi sebagai alat pertukaran gas di antara daerah yang berbeda dari daun tumbuhan.

Meski zat klorofilnya lebih sedikit daripada jaringan palisade, jaringan bunga karang ini masih memiliki fungsi untuk daun. Fungsi yang pertama dari jaringan ini adalah sebagai tempat pertukaran gas di dalam daun.

Baca Juga: Tumbuhan Berdaun Tunggal, Inilah Pengertian Hingga Contohnya!

Kemudian, fungsi berikutnya dari jaringan ini adalah sebagai tempat ikatan pembuluh darah dari daun. Jaringan bunga karang juga memiliki fungsi sebagai tempat keberadaan ikatan pembuluh darah dari daun.

Jaringan bunga karang menjadi tempat dimana tumbuhan menyimpan hasil dari fotosintesis pada jaringan palisade. Terakhir, jaringan untuk fotosintesis ini juga bermanfaat untuk tempat penyimpanan gas dan oksigen yang daun butuhkan. (R10/HR-Online)