Selasa, Januari 31, 2023
BerandaBerita BisnisMomentum January Effect, Strategi Investasi di Pasar Saham

Momentum January Effect, Strategi Investasi di Pasar Saham

Momentum January Effect terhadap pasar investasi menjadi fenomena berulang. Mengenal January Effect sebagai momen penting. Adapun mengingat kondisi ini menjadi fenomena berulang di awal tahun.

Hal ini terjadi karena para investor melakukan pembelian ulang saham yang sempat terjual pada bulan Desember tahun lalu. Kondisi ini pun sengaja dilakukan dengan harapan adanya kenaikan harga di awal tahun. Sebagai investor, Anda pun bisa memanfaatkan momen yang satu ini.

Baca Juga: Properti Jadi Sektor Strategis Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Momentum January Effect dalam Aktivitas Investasi

Di awal Januari 2023 kegiatan investasi masih semakin ramai dilakukan. Apakah saat terjadi January Effect yang didukung dari pencabutan status PPKM dari pemerintah.

Hal ini membantu investor untuk bisa memanfaatkan momen yang satu ini. Setiap tahunnya saham mengenal momen tersebut. January Effect memiliki pengaruh besar terhadap pasar saham yang menjadi fenomena berulang.

Hal ini terjadi akibat kenaikan harga saham per Januari 2023 saat ini. Para analis pun mengatakan jika fenomena ini dilakukan karena adanya beberapa alasan.

Mengawali tahun ini January Effect jug memprediksi jika tahun ini telah menautkan dukungan akibat pandemi yang mereda.

Baca Juga: Mengenal Investor Institusional Lengkap dengan Jenisnya

Melansir Data dari BEI

Momentum January Effect terjadi secara terus-menerus. Dilihat dari data catatan Bursa Efek Indonesia atau BEI IHSG ditutup menguat 1,19% ke level 6.767,34.

Indeks kembali naik 6.700 setelah mengalami penurunan ke level Rp 6.000 dalam 8 hari terakhir secara berturut-turut. Meski demikian, investor masih dalam tahap pengamatan apakah selama 1 minggu momentum tersebut akan benar terjadi atau tidak.

Investor mulai mencermati beberapa sektor mulai dari perbankan, pertambangan, energi, bahan baku, konsumsi, dan masih banyak yang lainnya memiliki potensi tahun ini.

Faktor eksternal adanya krisis global Rusia-Ukraina dan di Tiongkok terjadinya pelanggaran pandemi, hingga persiapan pemilu tahun 2024 menjadi dinamika yang menyertainya.

Potensi perang dagang Uni Eropa dan Amerika serikat juga memiliki potensi kerugian. Untuk itu, jauh lebih aman untuk menyikapi January effect secara tepat.

Baca Juga: Investasi Fintech Lending Masih Terlihat Positif di Tahun 2023

Strategi Investasi saat Momen January Effect

Untuk bisa memanfaatkan momentum January Effect dengan baik seorang investor harus memiliki strategi yang tepat. Ada beberapa strategi yang dapat membuat momen menjadi lebih akrab.

Untuk strategi yang pertama yaitu membeli saham di bulan Januari. Pilih saham dengan prospek pertumbuhan bagus. Seorang investor bisa membeli saham dari perusahaan yang berbeda dengan sektor dan kapasitas pasar.

Investor bisa memilih berbagai jenis saham dari perusahaan yang berbeda dalam satu kapasitas. Sehingga ketika terjadi kerugian pada perusahaan saham satu stop dulu saja. Investor juga harus memiliki dana cadangan untuk mengantisipasi jika terjadi sesuatu.

Adanya aktivitas momen seperti ini termasuk kondisi yang membahayakan untuk investor. Namun saat momentum January Effect investor juga perlu adanya strategi yang tepat agar investasi berhasil. (R10/HR-Online)