Kamis, Januari 26, 2023
BerandaBerita BanjarOperasi Gabungan Pencarian Korban Tenggelam di Kota Banjar Resmi Ditutup

Operasi Gabungan Pencarian Korban Tenggelam di Kota Banjar Resmi Ditutup

harapanrakyat.com,- Operasi gabungan pencarian orang korban tenggelam di Sungai Citanduy, Kota Banjar, Jawa Barat, resmi ditutup. Penutupan operasi gabungan dilakukan setelah apel dan evaluasi di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Sabtu (21/01/2023).

Koordinasi Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayogo mengatakan, penutupan operasi pencarian dilakukan setelah kedua jenazah korban tenggelam berhasil ditemukan.

“Hari ini pukul 09.15 WIB operasi gabungan pencarian korban tenggelam resmi kita akhiri setelah kedua korban berhasil ditemukan,” kata Bagus Prayogo, saat apel penutupan Opsar.

Petugas gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan meninggal dunia di Bendungan Manganti, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari tadi.

“Pertama kita mendapat informasi penemuan korban bernama Eris Sanjaya. Kemudian selang beberapa jam korban bernama Ade Mulyana juga ditemukan,” terangnya.

Baca Juga: 2 Jenazah Korban Tenggelam di Kota Banjar Ditemukan di Bendungan Manganti

Bagus menjelaskan, berdasarkan evaluasi pencarian korban tenggelam di Sungai Citanduy, petugas mengalami beberapa kendala.

Salah satu kendalanya adalah cuaca, karena beberapa hari terakhir terjadi hujan. Kemudian arus sungai yang tidak bisa diprediksi.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi, menyampaikan apresiasi kepada petugas yang terlibat dalam operasi gabungan pencarian korban tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban. Semoga menjadi amal kebaikan,” ucapnya.

Kusnadi menambahkan, pihaknya sudah menyerahkan kedua jenazah korban kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

“Tadi kita sudah menyerahkan kedua jenazah kepada masing-masing keluarga untuk dimakamkan. Kami seluruh petugas memohon maaf apabila ada kekurangan atau perilaku yang kurang berkenan selama proses pencarian,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)