Jumat, Januari 27, 2023
BerandaBerita TerbaruRangkaian Kiprok Motor, Berikut Penyebab Kerusakannya

Rangkaian Kiprok Motor, Berikut Penyebab Kerusakannya

Rangkaian kiprok motor merupakan bagian yang penting. Sebab rangkaian komponen kiprok pada motor ini berperan dalam sistem kelistrikan. Sehingga kiprok motor ini sangat penting dan bisa menyebabkan masalah jika rusak.

Karena memiliki peran dan pengaruh yang penting tentu kita harus menjaga kiprok. Selain itu kita juga harus rutin merawat dan menjaga komponen motor lainnya juga. Tujuannya agar kondisi motor tetap terjaga sehingga kita bisa menggunakannya dengan maksimal.

Sepeda motor memang memiliki banyak komponen yang penting dan memiliki fungsi masing-masing. Beberapa komponen bahkan bisa mempengaruhi kondisi komponen motor lainnya. Misalnya yaitu kiprok atau rectifier regulator yang berpengaruh terhadap keawetan sebuah aki.

Baca Juga: Cara Memperbaiki Kiprok Motor yang Rusak, Cari Tahu di Bawah!

Penyebab Rangkaian Kiprok Motor Rusak

Kiprok memiliki fungsi untuk menstabilkan arus dan tegangan yang mengalir dan dialihkan ke aki. Tegangan dan arus yang mengalir ke aki tersebut juga harus berada dalam kondisi yang seimbang. Jika arus yang mengalir ke aki terlalu besar maka bisa timbul kondisi over change.

Sebaliknya, jika arusnya terlalu kecil maka malah bisa menyebabkan aki tekor. Selain menstabilkan arus dan tegangan aki juga memiliki fungsi lainnya. Fungsi tersebut yaitu untuk mengubah arah arus menjadi satu arah.

Arus AC atau Alternating Current yang berasal dari spul akan diubah menjadi arus DC atau Direct Current. Hal tersebut sangat penting sebab arus yang masuk ke aki harus dalam keadaan arus DC. Selain itu kiprok juga berfungsi untuk menstabilkan arus ke lampu depan.

Kiprok memiliki rangkaian kabel yang berbeda warna dan memiliki fungsi yang berbeda pula. Terdapat rangkaian kiprok motor kabel berwarna hitam yang mempunyai kegunaan untuk mengatur masa. Lalu kabel warna merah yang berfungsi mengatur arus listrik lampu sen dan klakson.

Selain itu ada pula kabel warna kuning dengan garis berwarna merah yang berguna untuk menyeimbangkan arus listrik. Namun hanya pada arus listrik yang mengalir menuju ke rangkaian pengapian, misalnya starter motor. Terakhir terdapat kabel yang berwarna putih untuk pengisian dari aki sepeda motor.

Berbagai komponen tersebut tentunya menunjukkan seberapa pentingnya kiprok bagi motor. Jika terdapat bagian yang rusak pastinya akan menimbulkan dampak tertentu. Karenanya kita harus mencegah kerusakan kiprok dengan menghindari penyebabnya.

Lalu apa saja penyebab kiprok rusak? Berikut adalah beberapa contohnya.

Baca Juga: Kegunaan Kiprok pada Motor Penting, Simak Ini!

Kiprok Kotor

Jika kita perhatikan kiprok sepeda motor memiliki sirip atau garis-garis pada permukaannya. Sebenarnya bentuk tersebut bukan hanya dekorasi saja, namun memiliki fungsi tertentu. Fungsinya juga cukup penting yaitu sebagai ventilasi yang berfungsi untuk mendinginkan pada rangkaian kiprok motor.

Jika permukaan garis-garis atau sirip ini kotor hingga tertutup maka kinerja kiprok bisa terganggu. Karena itu penting untuk menjaga kiprok dan rutin membersihkannya dari kotoran yang mengganggu.

Jangan pula meletakkan barang maupun aksesoris yang sekiranya bisa menutup ventilasi kiprok.

Memodifikasi Motor Tanpa Upgrade Kiprok

Kiprok tentunya menyesuaikan dengan standar sepeda motor bawaan pabrik pembuatannya. Jika Anda memodifikasi pada bagian yang memerlukan arus listrik maka Anda juga harus upgrade kiprok. Jika tidak maka hal tersebut bisa menyebabkan komponen kiprok menjadi lebih cepat rusak.

Misal jika Anda memodifikasi lampu maka ketahui juga kebutuhan arus listrik untuk menyalakannya. Kiprok bakal mudah rusak apabila mesti menyalurkan arus listrik yang tidak sesuai. Karena itu Anda harus memodifikasi dengan menyesuaikan spesifikasi rangkaian kiprok motor.

Baca Juga: Ciri-Ciri Kiprok Rusak, Kenali Lebih Awal Sebelum Terlambat

Mesin Terlalu Panas

Penyebab kerusakan rangkaian kiprok selanjutnya yaitu mesin yang terlalu panas. Ketika sepeda motor melaju dengan cepat maka mesin termasuk kiprok harus bekerja keras. Kerja mesin yang berkali-kali pada kecepatan tinggi ini akan membuat mesin panas.

Jika kondisi mesin yang panas ini terjadi terus menerus maka mesin bisa menjadi overheat. Kondisi mesin yang overheat ini akan membuat komponen motor menjadi lebih mudah rusak. Hal tersebut juga bisa membuat kiprok lebih cepat rusak dan berumur pendek.

Itulah beberapa penyebab yang bisa merusak rangkaian kiprok motor. Untuk menghindarinya Anda hanya perlu menjaga kiprok agar tidak overheat atau terlalu panas. Lalu rutinlah membersihkan kiprok agar tetap bersih dan awet. (R10/HR-Online)