Senin, Februari 6, 2023
BerandaBerita TasikmalayaRatusan Anak-anak di Tasikmalaya Beradu Terampil di Lomba Lato-lato

Ratusan Anak-anak di Tasikmalaya Beradu Terampil di Lomba Lato-lato

harapanrakyat.com,- Ratusan anak-anak SD dan SMP di Tasikmalaya, Jawa Barat, beradu terampil di lomba lato-lato. Perlombaan tersebut diadakan oleh DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya, di Jl Lukwamnul Hakim, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/1/2023).

Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf mengatakan, ide lomba tersebut sangat mendadak. Selain itu, persiapannya pun hanya 4 hari untuk lomba permainan.

“Datang ide itu dari teman-teman kader Golkar,” katanya kepada harapanrakyat.com, Sabtu (7/1/2023).

Menurutnya, lomba lato-lato itu karena saat ini sedang digandrungi oleh anak-anak.

“Sekarang kan lagi musim anak-anak memainkan lato-lato,” ujarnya.

Peserta Lomba Lato-lato di Tasikmalaya

Lanjutnya menambahkan, bahwa peserta lomba hanya dari lingkungan sekitar kantor Golkar.

Namun, Muhammad Yusuf mengaku tak menduga bahwa perlombaan lato-lato tersebut pesertanya mencapai 100 orang.

Pasalnya, menurut Yusuf yang juga mantan Walikota Tasikmalaya ini pesertanya biasanya hanya puluhan.

“Anak-anak yang mendaftar ada dari Tamansari dan Cibereum,” katanya.

Bahkan, sambung Yusuf, ada juga yang mendaftar lomba dari Tangerang, yang daftarnya menghubungi via online kepada panitia.

Akan tetapi, pihaknya menolak peserta dari luar daerah. Karena menurutnya, calon peserta yang ikut lomba terlalu jauh, jadi ia merasa kasihan.

Baca Juga: Tanding Sepakbola, Jurnalis Menang Lawan Polisi Polres Tasikmalaya

Selain itu juga, panitia hanya fokus untuk peserta dari lingkungan sekitar kantor DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya.

“Karena mereka sangka lomba dengan hadiah yang menggiurkan. Padahal memainkan lato-lato ini tidak kita umumkan, dan hadiahnya hanya doorprize buat anak-anak saja,” ungkapnya.

Sementara untuk yang dinilai dalam memainkan lato-lato ini, pihaknya mengaku tidak ada kriteria khusus.

Tetapi, anak-anak yang bermain lato-lato paling lama, itu nanti masuk ke 10 besar. “Jadi hanya 10 besar yang kita ambil, dan akhirnya mereka dapat doorprize,” ucapnya.

Bisa Mengurangi Anak-anak Bermain Gawai

Lanjutnya menambahkan, bahwa perlombaan tersebut bisa memberikan dampak yang positif buat orang tua.

Ia menjelaskan, bahwa dampak positif tersebut yaitu bisa mengurangi anak-anak bermain gawai atau smartphone. Sebab, saat bermain lomba, gawainya akan dititipkan kepada orang tuanya.

“Jadi lumayan kan sehari tidak bermain HP atau tidak main game. Karena ada lomba bermain lato-lato, maka anak-anak akan lupa bermain HP,” jelasnya.

Yusuf pun berpesan kepada orang tua, agar memberikan HP ke anak-anak itu dengan batas. Jangan sampai terus bermain game di HP seharian. Sehingga, lupa waktu, lupa makan dan yang jelas lupa untuk belajar.

“Jadi ini pun menjadi pembelajaran buat anak-anak, kapan waktunya main, waktunya belajar ya harus belajar. Sehingga mereka menjadi anak yang cerdas,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)