Kamis, Januari 26, 2023
BerandaBerita PangandaranWisata Lebah Madu Trigona Pangandaran Suguhkan Sensasi Sedot Madu dari Sarang

Wisata Lebah Madu Trigona Pangandaran Suguhkan Sensasi Sedot Madu dari Sarang

harapanrakyat.com,- Peternak lebah madu Trigona asal Pangandaran, Jawa Barat, menyuguhkan wisata sedot madu langsung dari sarang. Lokasinya berada di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Peternak Lebah Madu Trigona Supardi memulai usaha madu trigona ini sejak tahun 2019. Berawal dari Kelompok Tani Banyu Metu yang memiliki bidang-bidang usaha.

“Kita saat ini mengolah stup atau kotak sarang lebah madu kurang lebih 980 stup yang disimpan di lahan seluas 1 hektar di bagi 6 lokasi,”kata Supardi, Kamis (19/1/2023).

Menurut data dari Dinas Kehutanan Jabar, Peternak lebah madu trigona Desa Kedungwuluh Pangandaran memiliki jumlah stup madu terbanyak se-Jawa Barat.

Baca Juga: Usaha Ternak Lebah Madu yang Menjanjikan, Begini Tipsnya

“Khasiat dari madu itu banyak manfaatnya terutama untuk kesehatan. Yang membedakan yakni jenis lebah Trigona banyak mengandung propolis. Beda dengan lebah apis atau yang lainnya, begitu meminumnya sudah ada reaksinya,” jelas Supardi.

Jumlah orang yang pernah berkunjung ke peternakannya sudah ada ribuan. Supardi pun mendapat kepercayaan jadi tempat pelatihan petani milenial oleh instansi terkait.

“Sudah dari tahun 2021 kita dipercaya sebagai tempat pelatihan budidaya ternak lebah madu Trigona. Bahkan ada yang mengikuti pelatihan selama satu bulan, jelas ini sebagai peluang usaha masyarakat sekitar juga,” ungkap Supardi.

Supardi menjelaskan ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak terkait terutama dengan stakeholder Pariwisata Kabupaten Pangandaran. Salah satunya dengan paket wisata berbasis edukasi.

“Dengan mengedepankan wisata edukasi kita kemas sedot madu langsung dari sarangnya bermanfaat untuk kesehatan,” jelas Supardi.

Hanya saja, akses jalan menuju ke lokasi peternakan lebah madu trigona masih terjal. Supardi berharap jalan yang panjangnya 300 meter dari jalan raya itu segera mendapat perbaikan dari pemerintah.

“Lokasinya sebelah Perumahan Bukit Residen Desa Kedungwuluh, atau sekitar 300 meter dari jalan raya Banjar-Pangandaran. Cuma kondisi jalannya masih bebatuan belum aspal, saya berharap ada bantuan dari pemerintah,” pungkasnya. (Madlani/R9/HR-Online/Editor-Dadang)