Jumat, Juni 2, 2023
BerandaArtikelMengatasi Degradasi Moral, Kemerosotan Karakter Remaja

Mengatasi Degradasi Moral, Kemerosotan Karakter Remaja

Mengatasi degradasi moral harus dilakukan sedini mungkin. Cara mengatasi secara tepat memang sangat penting karena moral remaja mempunyai tingkat degradasi cukup tinggi. Dengan mengatasinya, maka dampak buruk dari masalah sosial tersebut tak semakin luas.

Mengatasi Degradasi Moral dengan Cara yang Tepat

Degradasi moral adalah masalah sosial yang perlu mendapatkan perhatian serius. Untuk mengatasi degradasi moral, sebenarnya ada banyak cara. Apa saja?

Menanamkan Pendidikan Karakter

Salah satu caranya ialah dengan menanamkan pendidikan karakter. Baik itu di lingkungan keluarga, instansi pendidikan, maupun masyarakat.

Pembinaan di Lingkup Sekolah

Selain menumbuhkan pendidikan karakter, masalah sosial tersebut juga bisa teratasi dengan adanya pembinaan. Perlu adanya bimbingan ataupun pembinaan perilaku konstruktif, kreatif, dan mandiri.

Perhatian di Lingkungan Keluarga

Mengatasi degradasi moral juga bisa dengan memberi perhatian penuh di lingkungan keluarga. Dalam hal ini, peran orang tua maupun sanak keluarga sangat dominan untuk mendidik, membimbing, sekaligus mengawasi perkembangan perilaku anak, terutama remaja. Lingkungan keluarga juga harus mampu memberikan perhatian secara penuh.

Menciptakan Lingkungan Pergaulan yang Kondusif

Agar degradasi moral tidak semakin meningkat, maka perlu menciptakan lingkungan pergaulan yang kondusif. Lingkungan tersebut bisa memberi pengaruh yang baik di setiap aktivitasnya.

Penerapan Sanksi

Cara mengatasi degradasi moral juga perlu melibatkan penegakan hukum. Supaya pelaku jera dan tak mengulangi tindakan menyimpang, harus ada penerapan sanksi sebagai konsekuensinya.

Kesadaran Individu

Masalah sosial di masyarakat tersebut tak akan terjadi apabila ada kesadaran dari individu itu sendiri. Oleh karena itu, setiap individu perlu selalu mengingat Sang Pencipta.

Dengan hati maupun pikiran yang selalu dekat dengan Tuhan yang Maha Esa, maka secara otomatis akan bergerak untuk menjauhi segala tindakan yang menjurus ke degradasi moral.

Penyebab Terjadinya Degradasi Moral

Pada dasarnya, ada beberapa hal yang menyebabkan degradasi moral. Mulai dari pergaulan bebas, pengaruh budaya barat, kurangnya perhatian orang tua, tingkat pendidikan rendah, penyalahgunaan teknologi, tidak adanya panutan yang baik, dan rasa ingin tahu remaja.

Dengan mengetahui penyebabnya, maka bisa memberikan kemudahan untuk mengatasi degradasi moral, khususnya pada remaja. Misalnya saja degradasi moral terjadi karena penyalahgunaan teknologi.

Kemajuan teknologi justru pelaku manfaatkan untuk mengakses situs pornografi, konten kekerasan, dan tayangan negatif lainnya.

Untuk penyebab degradasi moral yang satu ini, bisa teratasi apabila ada kebijakan untuk memblokir situs tak bermanfaat tersebut. Selain itu, bisa juga dengan menanamkan pemahaman seputar dampak positif dari penggunaan teknologi.

Fakta Degradasi Moral

Dibalik cara mengatasi dan penyebabnya, ada serangkaian fakta mengejutkan seputar degradasi moral. Fakta tersebut terungkap melalui hasil survei BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) yang ada di Jabotabek. Dari hasil survei tersebut, ada 51 remaja perempuan dari 100 orang yang sudah tak perawan.

Terungkap pula bahwa rentang umur remaja yang pernah berhubungan intim di luar nikah berkisar 13-18 tahun. Dari data pada tahun 2010 juga memperlihatkan ada 62% kasus aborsi yang para remaja lakukan padahal belum menikah.

Fakta sekaligus contoh degradasi moral tersebut sangat memprihatinkan karena merusak citra bangsa.

Dampak Degradasi Moral

Selain pentingnya cara mengatasi secara cepat, pahami bahwa degradasi moral tak hanya mencoreng nama negara saja, melainkan juga merusak masa depan.

Dampak buruk degradasi moral tersebut kerap menimpa usia remaja. Misalnya saja degradasi moral yang remaja lakukan berujung hamil di luar nikah.

Kondisi tersebut semakin memilukan apabila masih mengenyam bangku sekolahan. Karena kondisinya tak memungkinkan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasanya, putus sekolah pun seringkali jadi solusinya.

Remaja yang putus sekolah dan jadi orang tua karena hamil di luar nikah akan merasa kesulitan dalam menggapai masa depan gemilang. Adapun alasannya karena gangguan mental atau psikologis hingga rendahnya tingkat pendidikan.

Semakin mengkhawatirkan apabila tak ada dukungan dari keluarga maupun lingkungan terdekatnya. Masalah bisa semakin runyam apabila tidak ada tanggung jawab dari sosok laki-lakinya. Hal ini bisa memicu depresi hingga kemungkinan bunuh diri.

Tak bisa kita pungkiri bahwa cara mengatasi degradasi moral sangatlah dibutuhkan. Dengan segera mengatasinya, maka bisa menghindari berbagai hal buruk yang tak diinginkan terjadi.

Cek berita dan artikel HarapanRakyat.com yang lain di Google News