Minggu, Maret 26, 2023
BerandaBerita TerbaruStruktur Sel Prokariotik dengan Ciri-Ciri dan Fungsinya!

Struktur Sel Prokariotik dengan Ciri-Ciri dan Fungsinya!

Struktur sel prokariotik sangat menarik. Memahami struktur dari sel prokariotik menjadi hal yang cukup penting. Pasalnya, struktur sel ini termasuk salah satu dasar kehidupan dalam pada makhluk hidup.

Prokariotik adalah jenis sel berdasarkan karakteristiknya. Terdapat dua jenis, yaitu prokariotik dan eukariotik. Keduanya tentu memiliki karakter berbeda.

Kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai struktur dari prokariotik. Sebelum itu, Apakah Anda sudah memahami apa itu sel prokariotik? Simak di sini!

Baca Juga: Struktur Sel Eukariotik dan Fungsinya pada Makhluk Hidup

Pengertian dan Struktur Sel Prokariotik

Di dalam arti biologis, sel merupakan unit organisasi paling kecil yang menjadi dasar kehidupan. Keberadaan sel ini sangat penting.

Sel prokariotik adalah jenis sel yang tidak mempunyai bagian selaput inti atau membran nukleus. Sementara itu, sel eukariotik merupakan sel yang memiliki selaput inti.

Karena tidak memiliki membran inti, maka bahan inti pada sel bersama protoplasma akan mengadakan kontak langsung. Kemudian, sel juga tidak akan memiliki deomen yang merupakan membran dalam.

Tidak adanya membran inti ini menjadi ciri utama dari sel prokariotik. Meski demikian, struktur sel prokariotik ini masih memiliki mesosom dan kromatofor.

Ciri-Ciri Sel Prokariotik

Sebelum mengetahui strukturnya, penting untuk Anda memahami karakteristik atau ciri-ciri dari sel prokariotik ini. Berikut beberapa ciri-ciri sel prokariotik:

  • Sel prokariotik memiliki sitoplasma dan juga materi genetik bercampur. Hal tersebut menyebabkan materi inti tidak terbatas oleh membran inti, akan tetapi hanya mengumpul di daerah yang bernama nukleoid.
  • Bahan gen (DNA) terdapat di dalam sitoplasma yang berbentuk cincin bulat.
  • Tidak ada badan golgi, mitokondria, dan retikulum endoplasma (RE), tetapi ada ribosom.
  • Sel prokariotik tidak memiliki organel lain selain ribosom.

Baca Juga: Bagian Sel yang Mempengaruhi Penurunan Sifat Individu, Apa Itu?

Apa saja Struktur Sel Prokariotik?

Sel prokariotik pada makhluk hidup terdiri dari 8 bagian. Berikut daftar strukturnya:

  1. Membran plasma: Untuk melindungi dan mengatur transportasi sel dan juga penerima rangsang dari luar sel. Bagian ini memiliki mesosom sebagai tempat respirasi sel sehingga tercipta energi yang dibutuhkan.
  2. Sitoplasma: Berisi cairan untuk metabolisme sel berlangsung. Terdapat air yang merupakan kandungan cairan terbanyak hingga 80-90 persen.
  3. Nukleus atau inti sel: Struktur sel prokariotik ini sebagai pengendali dan pengatur seluruh kegiatan sel.
  4. Ribosom: Struktur sel yang berupa butiran dan bertugas untuk memperbaiki protein.
  5. Dinding sel: Berperan sebagai struktur kedua untuk melindungi setelah membran plasma. Beberapa dinding sel memiliki pori sebagai jalan masuk dan keluarnya molekul serta ion.
  6. Kapsul: Struktur ketiga untuk melindungi sel yang terletak setelah plasma dan juga dinding sel.
  7. Bulu rambut: Struktur yang berfungsi sebagai alat perekat sel bakteri yang ada di permukaan dasar atau benda.
  8. Flagel: Struktur sel yang tersusun oleh mikrotubulus dan berfungsi dalam pergerakan sel. Bentuknya seperti cambuk yang berbentuk sel dalam bergerak dan sensitif dengan bahan kimia serta suhu luar.

Itulah kedelapan struktur atau bagian dari sel prokariotik. Contoh makhluk hidup yang memiliki sel prokariotik adalah bakteri dan juga ganggang hijau (cyanobacteria).

Dapat disimpulkan bahwa sel prokariotik memiliki struktur dinding sel yang lebih kompleks. Ukurannya selnya pun berdiameter 0,2 sampai 2.0 ┬Ám.

Fungsi Sel Prokariotik

Struktur sel prokariotik berhubungan dengan fungsinya. Sel prokariotik merupakan sel yang memiliki membran sebelum sel inti.

Dengan begitu, fungsi dari sel prokariotik pada dinding sel sendiri adalah sebagai struktur pelindung kedua setelah membran plasma.

Fungsi sel prokariotik pada bagian kapsul adalah sebagai pelindung sel setelah membran plasma. Kemudian, fungsi sel prokariotik selanjutnya adalah sebagai perekam sel bakteri pada suatu permukaan dasar.

Sel prokariotik melakukan reproduksi seksual dengan hal yang menarik karena melakukan konjugasi daripada meiosis. Struktur sel ini dapat membelah diri dengan binari.

Baca Juga: Perbedaan Sel Prokariotik dan Eukariotik pada Organisme, Ini Penjelasannya!

Keberadaan sel prokariotik menjadi jenis makhluk yang memiliki struktur sangat unik. Setiap struktur pada sel memiliki fungsi dan tugas yang berbeda dan akan saling berhubungan.

Anda hanya perlu memahami bahwa sel prokariotik berbeda dengan eukariotik. Sel eukariotik melakukan reproduksi secara meiosis.

Pastinya struktur sel prokariotik sangat istimewa. Sel satu ini tersusun atas senyawa asam nukleat, lipid, karbohidrat, dan juga protein secara kimiawi. (R10/HR-Online)