Jumat, Juni 2, 2023
BerandaBerita TerbaruPerbedaan Jarak dan Perpindahan di Dalam Ilmu Fisika

Perbedaan Jarak dan Perpindahan di Dalam Ilmu Fisika

Perbedaan jarak dan perpindahan sangat terlihat. Jarak dan perpindahan memiliki perbedaan yang besar. Berdasarkan ilmu fisika, keduanya memang saling berdekatan tetapi sebenarnya sangat berbeda.

Di kehidupan, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah jarak maupun perpindahan. Keduanya merupakan istilah umum yang seringkali kita gunakan.

Ternyata, kedua istilah ini berhubungan dengan fisika. Bahkan kita dapat menghitung besaran keduanya dengan rumus yang hitung yang sudah ada.

Baca Juga: Contoh Energi Gerak Menjadi Bunyi yang Ada di Kehidupan

Materi fisika satu ini cukup sering muncul. Beberapa orang mungkin mengira keduanya sama, tetapi ternyata berbeda. Apa saja perbedaannya?

Perbedaan Jarak dan Perpindahan yang Perlu Diketahui

Semua benda di dunia ini pasti melakukan pergerakan. Ilmu fisika mempelajari gerakan dari benda-benda di sekitar kita tersebut.

Gerak lurus merupakan salah satu jenis gerak yang ada di dalam fisika. Di dalam gerak lurus, terdapat berbagai unsur, termasuk perpindahan serta jarak.

Keduanya mungkin terlihat mirip. Akan tetapi, sebenarnya berbeda sangat jauh. Jarak merupakan total dari panjang lintasan tempuh suatu benda dengan waktu tertentu.

Sementara perpindahan adalah perubahan posisi benda. Memahami keduanya memang sangat menarik. Berikut ini penjelasannya!

Pengertian

Perbedaan jarak dan perpindahan yang pertama adalah pengertian. Baik jarak maupun perpindahan memiliki pengertian yang berbeda di dalam ilmu fisika.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jarak memiliki arti sebagai panjang dari suatu lintasan atau letak suatu titik terhadap titik lainnya.

Besarnya jarak dapat kita ukur dengan dua arah. Kemudian, nilai dari besaran jarak tersebut akan selalu bersifat mutlak (positif).

Sedangkan di sisi lain, perpindahan merupakan istilah untuk menjelaskan perubahan posisi suatu benda pada waktu tertentu terhadap titik acuan atau posisi awalnya.

Di dalam pengertiannya, jarak adalah besaran skalar yang memiliki nilai dan tidak memiliki arah.

Berbeda dengan perpindahan yang termasuk ke dalam besaran vektor. Artinya, perpindahan ini memiliki nilai dan juga arah yang jelas.

Perbedaan Rumus

Besarnya nilai jarak akan selalu mutlak. Artinya, besaran dari jarak ini akan selalu positif di dalam fisika.

Baca Juga: Apa Itu Gelombang Gravitasi serta Cara Mendeteksinya

Sedangkan perpindahan sendiri termasuk besaran vektor. Besaran ini memiliki arah, sehingga nilainya bisa bernilai positif maupun negatif.

Besaran vektor akan memperhitungkan arah gerak, berbeda dengan besaran skalar yang memiliki besar tetapi tidak memperhitungkan arah.

Itulah kenapa, perbedaan jarak dan perpindahan juga terlihat dari rumus menghitungnya. Di dalam fisika, keduanya memiliki rumus hitung yang berbeda, yakni sebagai berikut:

  • Rumus jarak: kecepatan x waktu
  • Rumus perpindahan: √x2 + y2

Keterangan:

s: perpindahan
x: arah pertama dari gerak benda
y: arah kedua dari gerak benda

Artinya, ketika suatu benda hanya bergerak dalam satu arah, maka besar y akan sama dengan 0.

Contoh Soal Mengenai Jarak

Memahami rumus keduanya ini sebenarnya cukup penting. Sebab, Anda seringkali mendapatkan soal hitungan di dalam fisika.

Berikut ini contoh soal mengenai jarak yang ada di dalam materi fisika sekaligus cara penyelesaiannya:

Seorang pria berangkat ke kantor dengan menggunakan sepeda motor. Kelajuan pria tersebut adalah tetap, yaitu 5 m/det selama 10 menit pertama.

Kemudian, enam menit berikutnya pria tersebut berkendara dengan kelajuan 10 m/det hingga tiba di kantornya. Maka, tentukanlah jarak yang pria tempuh dari rumah menuju ke kantor.

Dari saola di atas, dapat diketahui:

V1: 5 m/det
t1: 10 menit = 600 detik
V2: 1o m/det
t2: 6 menit = 360 detik.

Jadi jarak yang pria tempuh selama waktu t1 dan t1 pada perbedaan jarak dan perpindahan adalah:

S1: V1.t1 = (5).(600) = 3.000 m
S2: V1.t2 = (10).(360) = 3.600 m

Jarak dari rumah ke kantor adalah S1 + S2 = 3.000 + 3.600 = 9.600 m.

Hasil akhir dari total jarak tempuh pria tersebut selama t1 dan t2 adalah 9.600 m.

Contoh Soal Perpindahan dan Jarak

Seorang siswa mengitari setengah lintasan yang berbentuk seperti lingkaran dengan jari-jari 35 m. Dengan demikian, tentukan jarak dan perpindahan siswa.

Baca Juga: Deteksi Neutrino dalam Penumbuk Partikel, Begini Penjelasannya

Jawaban:

Jarak yang siswa tempuh adalah keliling dari setengah lingkaran. Dengan demikian, besarannya adalah:

Jarak:  1/2 x π x 2r 

= (1/2) x (22/7) x (2 x 35) 

= 110 m.

Perpindahan dari siswa yang berlari adalah diameter dari lintasan (dua kali jari-jari), yaitu 70 m. Jadi, jarak lari siswa adalah 110 m dan perpindahannya 70 m.

Itulah berbagai perbedaan jarak dan perpindahan di dalam ilmu fisika. Keduanya mungkin dapat saling berkaitan, tetapi akan tetap berbeda. (R10/HR-Online)

Cek berita dan artikel HarapanRakyat.com yang lain di Google News