Selasa, November 28, 2023
BerandaBerita TerbaruSidat dan Belut, Lubang dan Pelus, Ketahui Perbedaan serta Jenisnya

Sidat dan Belut, Lubang dan Pelus, Ketahui Perbedaan serta Jenisnya

Sidat dan belut, pelus, maupun lubang punya perbedaan yang terlihat dari berbagai hal. Baik lubang, sidat, pelus, dan belut mungkin terlihat mirip. Meski demikian, keduanya memang bisa sangat berbeda.

Baca Juga: Spesies Baru Hiu Iblis, Hewan Langka dengan Iris Putih Mengkilap

Mungkin Anda sudah sering mendengar salah satu dari mereka. Mereka semua mungkin terlihat memiliki bentuk tubuh yang mirip, tetapi dari segi berbagai hal sangat berbeda.

Sidat dan Belut, Lubang Maupun Pelus, Ini Perbedaanya

Sidat dan Belut

Lubang dan pelus sebenarnya adalah nama lain dari sidat. Di beberapa daerah nama sidat memang berbeda-beda, termasuk moa, uling, dan palin.

Sementara itu, belut umumnya tidak memiliki nama lain. Hampir di seluruh daerah di Indonesia mengenalnya dengan nama belut.

Keduanya memang sekilas memiliki tubuh yang tampak mirip. Tetapi sebenarnya dari struktur hingga beberapa hal lainnya tidaklah sama.

Namun begitu, nyatanya masih banyak orang yang tidak mengetahui perbedaaan keduanya dan merasa tetap sama. Nah, berikut ini beberapa perbedaan belut dengan sidat, lubang, atau pelus.

Perbedaan Golongan

Perbedaan yang pertama dan paling utama adalah golongan dari sidat dan belut. Keduanya tidak ada di kelompok yang sama.

Perlu Anda ketahui bahwa sidat, lubang, atau pelus berada di dalam ordo Anguilliformes. Ini adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh menyerupai ular.

Ordo Anguilliformes terdiri dari 4 subordo (tingkatan), 19 famili, 110 genera, hingga 400 spesies. Mayoritas spesies yang ada hidup di laut, sementara beberapa diantaranya juga ada yang hidup di air tawar.

Sementara itu, belut termasuk ke dalam golongan atau keluarga synbranchidae. Tentu saja jadi perbedaan lubang, sidat, pelus, dan belut yang paling utama.

Struktur Tubuh

Perbedaan kedua adalah struktur tubuhnya. Apabila Anda melihatnya secara sekilas saja, maka keduanya mungin tampak mirip.

Sebab. sidat dan belut memiliki bentuk tubuh yang panjang. Bahkan sidat sebenarnya menyerupai ular. Padahal, strukturnya sangat berbeda. Belut memiliki tubuh yang berbentuk memanjang dan juga mata kecil.

Baca Juga: Alat Pernapasan Ular, Sistem, dan Fakta Uniknya, Simak di Sini!

Selain itu, tubuh belut memiliki lapisan lendir. Belut juga tidak memiliki sirip dan sisik di tubuhnya.

Sementara lubang, sidat, atau pelus memiliki sisik dan sirip di tubuhnya. Sirip sidat berada di dekat kepala dan biasanya dianggap telinga.

Sisik pada sidat, lubang, atau pelus juga sangat unik karena bentuknya yang menyerupai anyaman pada bilik bambu.

Habitat Tempat Hidup Sidat dan Belut

Perbedaan lubang, sidat, pelus, dan belut yang selanjutnya adalah habitat tempat hidup mereka. Secara umum, keduanya hidup di habitat yang sangat berbeda.

Sidat, pelus, atau lubang tidak membutuhkan media tumbuh seperti halnya lumpur layaknya belut karena bersifat lebih fleksibel.

Pada kenyataannya, sidat mampu hidup di dua jenis perairan, asin dan tawar. Sidat juga lebih menyukai habitat dengan salinitas rendah.

Sementara itu, belut hidup tanpa membutuhkan kondisi geografis dan iklim spesifik. Belut dapat bertahan hidup di perairan yang memiliki kandungan oksigen rendah.

Hewan ini sangat menyukai tempat berlumpur, jadi banyak ditemukan di daerah persawahan dan juga rawa. Belut juga akan mencari media baru apabila terjadi kenaikan suhu dalam waktu lama pada media sebelumnya.

Siklus Hidup

Pada perbedaan lubang, sidat, pelus, dan belut selanjutnya ada siklus hidup. Sidat pada dasarnya memiliki waktu hidup yang lebih lama daripada belut.

Sidat dewasa umumnya berada di hulu sungai atau danau. Tetapi, lubang, sidat, maupun pelus akan bermigrasi ke laut ketika sudah matang gonad untuk hidup di kedalaman lebih dari 6.000 m dpl.

Belut sendiri termasuk hewan hermaprodit yang berkelamin ganda. Hewan ini akan berganti kelamin dari betina menjadi jantan ketika sudah menginjak dewasa.

Selema pergantian kelamis tersebut, belut akan menjadi sangat agresif. Belut bahkan dapat memangsa sesamanya.

Jenis-Jenisnya

Belut di Indonesia terdiri dari 3 jenis, yang meliputi belut sawah, rawa, dan belut laut. Ketiganya hidup di kondisi berbeda.

Baca Juga: Sistem Penglihatan Gurita, Otaknya Tersusun dari 26.000 Sel

Pada sidat, lubang, atau pelus, setidaknya sudah ada 6 jenis yang teridentifikasi di perairan Indonesia. Akan tetapi, secara umum ada 18 spesies di seluruh dunia.

Itulah berbagai perbedaan lubang, pelus, sidat dan belut yang perlu Anda ketahui. Meski terlihat mirip, tetapi jelas keduanya sangat berbeda, bahkan hingga ke lingkungan hidup dan struktur tubuhnya. (R10/HR-Online)

Cek berita dan artikel HarapanRakyat.com yang lain di Google News