Sabtu, Mei 10, 2025
BerandaBerita JabarBiaya Kelulusan Ala Wisuda Sarjana di TK hingga SD di Garut Dikeluhkan...

Biaya Kelulusan Ala Wisuda Sarjana di TK hingga SD di Garut Dikeluhkan Orang Tua

harapanrakyat.com,- Biaya kelulusan ala wisuda sarjana di TK hingga SD di salah satu sekolah di Kecamatan Banyuresmi, Garut, Jawa Barat, ternyata menyisakan jeritan orang tua. Pasalnya, pihak sekolah menganggap hal itu sebuah kewajiban dan efeknya jadi beban bagi orang tua siswa.

Berdasarkan informasi, para orang tua pun harus mengeluarkan uang mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per anak untuk bisa mendapat kelulusan dan selembar ijazah. 

Baca juga: Buntut Penganiayaan Anggota Polisi di Garut, 81 Preman Diamankan

Bahkan, orang tua yang pas-pasan dan kesulitan mendapat bantuan dari saudara, harus rela meminjam ke bank emok.

Orang Tua Keluhkan Biaya Kelulusan Ala Wisuda Sarjana

Yudi, salah satu orang tua siswa, mengaku mempunya 3 anak. Dari ketiganya itu, kebetulan lulus serentak. Sehingga, ia pun harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit.

“Jadi kemarin saya harus keluar uang Rp 250 ribu untuk wisuda TK, Rp 275 ribu untuk wisuda SMP, dan Rp 375 untuk wisuda SMA.,” kata Yudi, Minggu (18/6/2023).

Meski terbilang berat, mau tidak mau ia harus ikut aturan sekolah. Jika tidak ikut sistem aturan wisuda, ia menilai mungkin ada hal lain yang ia terima.

“Mau tidak, mau ikut, wajib bayar lah. Jadi hitung-hitungannya biaya ratusan ribu itu untuk tiket masuk tempat wisata, tiket, dan operasional kendaraan. Sementara untuk baju toga wisuda itu statusnya pinjam,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan orang tua siswa lainnya yang enggan menyebutkan namanya. Ia menilai kelulusan wisuda yang dulu hanya di tingkat universitas, kini semakin lumrah sampai ke tingkat TK, SMP, hingga SMA. 

“Saya pinjam dulu uangnya. Paling mudah ya ke bank emok sebagai jalan pintasnya. Pinjam saudara kan sama kebutuhannya kelulusan, jadi nggak mungkin. Mau tidak mau harus bayar lah. Kalo nggak bayar, gimana ijazah kalau sekolah menahannya? kan bisa saja,” kata orang tua murid lain, yang enggan identitasnya dicantum.

Ia pun meminta Pemkab Garut melalui instansi terkait untuk mengkaji lagi persoalan tersebut. Pasalnya, pasca pandemi ekonomi masyarakat belum benar-benar baik. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Lisensi Klub Profesional

Raih Lisensi Klub Profesional, Persib Siap Berlaga di Kancah Internasional

Satu lagi penghargaan Persib Bandung yang membanggakan. Persib baru saja sukses mendapatkan Lisensi Klub Profesional tahun 2024-2025 yang statusnya tanpa catatan. Prestasi ini tercantum...
Live Bareng dan Inilah Cara On Cam di Tiktok Sebagai Tamu

Live Bareng dan Inilah Cara On Cam di Tiktok Sebagai Tamu

Cara berkolaborasi dalam siaran langsung di aplikasi TikTok bersama akun lain mirip dengan cara pengguna melakukan siaran langsung bersama di Instagram. Metode ini dikatakan...
Program Pemutihan Piutang Pelanggan

Warga Sambut Baik Program Pemutihan Piutang Pelanggan Non Aktif PDAM Tirta Anom Kota Banjar

harapanrakyat.com,- Warga menyambut baik program Pemutihan Piutang Pelanggan Non Aktif dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anom Kota Banjar, Jawa Barat. Diketahui program pemutihan...
Klub Top Eropa

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar Klub Top Eropa, Ada yang Dilirik Inter Milan

Kiprah pemain Timnas Indonesia baik saat bermain di level klub maupun Timnas, tentu membuat para pemain ini dilirik sejumlah klub. Belakangan beredar kabar 3...
Doa Masuk Rumah Kosong Sesuai Sunnah dan Adabnya dalam Islam

Doa Masuk Rumah Kosong Sesuai Sunnah dan Adabnya dalam Islam

Doa masuk rumah kosong menjadi salah satu amalan yang penting dalam ajaran Islam. Setiap langkah yang seorang muslim lakukan selalu dianjurkan untuk diawali dengan...
Juara Liga 1 2024-2025

Jadi Juara Liga 1 2024-2025, Ternyata Persib Pernah Dikalahkan 3 Klub Ini

Persib Bandung berhasil membawa gelar juara Liga 1 2024-2025, bahkan saat kompetisi baru memasuki pekan ke-31. Dengan 64 poin yang Persib dapatkan membuat pesaingnya...