Selasa, Desember 5, 2023
BerandaBerita CiamisDisnakkan Ciamis Respon Cepat Datangi Seekor Kucing yang Sakit 

Disnakkan Ciamis Respon Cepat Datangi Seekor Kucing yang Sakit 

harapanrakyat.com,- Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Ciamis, respon cepat mendatangi seekor kucing yang sakit. Kucing tersebut milik warga Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Atas respon cepat tersebut, warga pun mengapresiasi Disnakkan Ciamis, terhadap aduan warga tentang adanya seekor kucing yang sakit. 

Baca Juga: Disnakkan Ungkap Penyebab Belasan Kucing Mati Mendadak di Ciamis

Salah seorang warga Desa Baregbeg, Rudiyat mengatakan, awalnya ia mendapati ada kucing yang terlihat kesakitan di depan rumah, bahkan muntah-muntah.

“Karena panik, dan ditakutkan adanya penyakit atau virus yang nantinya dapat menular, saya lapor ke Disnakkan Ciamis,” tuturnya kepada harapanrakyat.com, Kamis (21/9/2023).

Rudiyat mengaku, setelah lapor adanya kucing liar yang sakit di rumahnya, kemudian Disnakkan Ciamis merespon dan cepat tanggap langsung mendatangi lokasi.

“Alhamdulilah, meskipun hanya satu ekor saja, namun petugas dari Disnakkan Ciamis langsung respon, dan datang ke rumah untuk mengobati kucing tersebut,” ucapnya.

Setelah petugas dan juga dokter hewan melakukan pemeriksaan, sambungnya, ternyata kucing tersebut tidak terjangkit virus, namun hanya keracunan. Sehingga setelah diobati dan diberi makan, hewan itu langsung pulih. 

Baca Juga: Belasan Kucing Mati Mendadak, Disnakkan Ciamis Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Substansi Keswan Disnakkan Ciamis, Intan mengatakan, melihat secara kasat mata kucing tersebut mengalami gejala klinis. 

Menurutnya, kemungkinan kucing tersebut telah memakan sesuatu benda asing atau istilahnya keracunan.

“Biasanya itu suka menyerang ke bagian saraf, makanya hewan tersebut inkoordinasi atau tidak seimbang, lalu tidak makan jadi lesu dan adanya dehidrasi,” ujarnya.

Sementara untuk penanganan, Disnakkan Ciamis sendiri merespon cepat terhadap aduan warga, sudah melakukan terapi supporti dan pemberian vitamin. Hal tersebut bertujuan agar hewan tersebut mempunyai tenaga. 

“Karena ini kucing liar, jadi mungkin nanti kita akan menghubungi pencinta kucing untuk memelihara dan mengurusnya,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Cek berita dan artikel HarapanRakyat.com yang lain di Google News