Kamis, November 30, 2023
BerandaBerita BisnisBudidaya Lobster Air Tawar dengan Strategi Terbaik

Budidaya Lobster Air Tawar dengan Strategi Terbaik

Budidaya lobster air tawar merupakan salah satu usaha yang menjanjikan. Lobster air tawar memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena itu banyak yang membudidayakannya. Di Indonesia sendiri sudah banyak yang membudidayakan berbagai jenis ikan maupun hasil laut.

Salah satu yang cukup populer yaitu budidaya lobster. Dengan tips yang tepat dan strategi matang, budidaya lobster akan meraup banyak keuntungan. Apalagi mengingat jika lobster adalah binatang yang kaya manfaat.

Budidaya Lobster Air Tawar dengan Strategi yang Cermat

Lobster masuk dalam jajaran hewan yang banyak dipilih untuk dikonsumsi. Di Indonesia sendiri lobster tidak hanya bisa ditemukan di beberapa daerah.

Baca Juga: Cara Budidaya Maggot BSF Media Kering, Alternatif Pakan Ternak

Namun kini dengan adanya budidaya lobster tentunya akan semakin mudah dalam menemukannya. Lobster juga menjadi kuliner dengan aneka cita rasa pilihan. Sehingga cukup laris di berbagai kalangan.

Jika Anda ingin mencoba membudidayakan lobster, cobalah lobster air tawar. Berikut ini ada tahapan strategi yang bisa Anda jadikan panduan untuk budidaya lobster yaitu:

Menyiapkan Media Pembenihan

Media pembenihan yang digunakan untuk budidaya lobster air tawar dapat berupa akuarium, bak plastik, atau kolam semen. Ukuran media pembenihan sesuai dengan jumlah lobster yang akan Anda pelihara.

Untuk akuarium, ukuran yang ideal adalah 100 cm x 50 cm x 40 cm. Ketinggian air maksimal adalah ¾ dari tinggi akuarium, yakni 30 cm.

Sedangkan untuk bak plastik, ukuran yang ideal adalah 100 cm x 50 cm x 50 cm. Ketinggian air maksimal adalah ¾ dari tinggi bak plastik, yakni 40 cm.

Untuk kolam semen, ukuran yang ideal adalah 200 cm x 100 cm x 50 cm. Ketinggian air maksimal adalah ¾ dari tinggi kolam semen, yakni 40 cm.

Anda harus mempersiapkan media pembenihan dengan baik agar lobster dapat berkembang biak dengan maksimal. Media pembenihan harus bersih dan bebas dari hama dan penyakit.

Memastikan Sumber Air

Sumber air yang berkualitas merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya lobster air tawar. Air yang berkualitas akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan lobster air tawar.

Baca Juga: Usaha Budidaya Ikan Sistem Bioflok yang Menguntungkan

Berikut adalah beberapa kriteria sumber air yang berkualitas untuk lobster air tawar:

  • Air yang untuk budidaya lobster air tawar harus bebas dari polusi. Polusi dapat berasal dari limbah industri, limbah rumah tangga, atau limbah pertanian.
  • Oksigen terlarut dibutuhkan oleh lobster air tawar untuk bernapas.
  • Memiliki pH air yang ideal untuk budidaya lobster air tawar adalah 6,5-7,5.
  • Suhu air yang ideal untuk budidaya lobster air tawar adalah 25-30 derajat Celcius.

Ada banyak pilihan sumber air, misalnya menggunakan air sumur yang berasal dari sumber mata air alami biasanya memiliki kualitas yang baik.

Jika menggunakan air sungai, maka harus Anda saring terlebih dahulu untuk menghilangkan kotoran dan polutan. Sedangkan air PAM harus Anda diamkan terlebih dahulu selama 24 jam untuk menghilangkan klorin dan kaporit.

Pengendalian Hama Penyakit

Hama dan penyakit merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat budidaya lobster air tawar. Oleh karena itu, pengendalian hama dan penyakit harus Anda lakukan dengan baik. Hama dan penyakit yang sering menyerang lobster air tawar mulai dari kutu air, cacing, jamur, dan bakteri.

Sedangkan untuk mengendalikan hama dan penyakit, dapat Anda lakukan dengan berbagai cara.  Mulai dari menjaga kebersihan media pembenihan, melakukan desinfeksi secara rutin, dan menggunakan obat-obatan yang sesuai.

Memilih dan Merawat Calon Induk

Induk lobster yang berkualitas akan menghasilkan benih yang berkualitas pula. Oleh karena itu, pemilihan dan perawatan calon induk harus dilakukan dengan baik. Calon induk lobster yang berkualitas memiliki kriteria tersendiri.

Umur minimal 6 bulan, ukuran minimal 10 cm, berat minimal 62 gram, serta sehat dan tidak cacat. Calon induk lobster harus mendapat perawatan yang baik agar dapat berkembang biak secara sempurna.

Pemijahan Induk Lobster, Penetasan, dan Panen

Pemijahan induk lobster biisa secara alami maupun buatan. Misalnya pemijahan alami dengan cara menempatkan induk lobster jantan dan betina dalam satu wadah.

Baca Juga: Budidaya Ikan Mas di Kolam Terpal Mudah dan Menguntungkan

Pemijahan buatan dilakukan dengan cara mengawinkan induk lobster jantan dan betina secara manual. Telur lobster akan menetas dalam waktu 10-14 hari.

Telur yang menetas akan menjadi benih lobster. Benih lobster dapat dipanen setelah berumur 2-3 bulan. Benih yang siap panen berukuran sekitar 2-3 cm. Itulah budidaya lobster air tawar yang dijamin menguntungkan. (R10/HR-Online)

Cek berita dan artikel HarapanRakyat.com yang lain di Google News