BerandaBerita CiamisLibur Sekolah Malah Tersesat, Bocah SD di Ciamis Ini Diantar Pulang Polisi

Libur Sekolah Malah Tersesat, Bocah SD di Ciamis Ini Diantar Pulang Polisi

harapanrakyat.com,- Maksud hati ingin jalan-jalan saat libur sekolah, Ita (11), bocah SD asal Dusun Cicanggong, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat justru malah tersesat dan tak tahu jalan pulang.

Sopa Miftahudin, Kaur Umum Desa Bangbayang Ciamis, membenarkan adanya bocah SD yang tersesat dan diantar pulang oleh polisi. Ia mengatakan, Ita, yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ditemukan kebingungan di wilayah Desa Selamanik, masih di Kecamatan Cipaku.

Menurut keterangan Wati, ibu dari Ita, pada Senin pagi (12/5/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, anaknya pamit untuk jalan-jalan karena sedang libur sekolah. Tanpa curiga, orang tuanya pun mengizinkan.

Baca Juga: Akibat Kecelakaan Menabrak Batu Trotoar Jalan, Seorang Santri di Ciamis Harus Mendapatkan Perawatan Medis

Namun, hingga sore hari Ita tak kunjung pulang. Orang tuanya pun mulai khawatir dan bertanya kepada teman-teman Ita, namun tidak ada yang mengetahui ke mana anak tersebut pergi.

“Sekitar pukul 17.00 WIB saya mendapat kabar dari salah satu perangkat Desa Selamanik, bahwa ada seorang anak dari Desa Bangbayang terlihat mondar-mandir dan tampak kebingungan. Ia tidak tahu jalan pulang,” ujar Sopa kepada harapanrakyat.com, Selasa (13/5/2025).

Begitu menerima laporan tersebut, Sopa bersiap untuk menjemput. Namun sebelum sempat berangkat, Ita sudah diantar pulang oleh anggota kepolisian dari Mapolsek Cipaku.

“Alhamdulillah belum sempat kami jemput, Ita sudah diantar langsung oleh pihak kepolisian ke rumah orang tuanya. Saat tiba di rumah, suasana haru menyelimuti keluarga yang langsung menangis lega,” ungkap Sopa.

Baca Juga: TPT Jalan Lintas Kawali-Sukadana Ciamis Ambruk, Pengendara Wajib Ekstra Hati-Hati

Atas kejadian ini, Sopa mengimbau para orang tua agar lebih waspada. Bila anak hendak bermain atau pergi, penting untuk menanyakan ke mana dan dengan siapa mereka pergi. Hal ini untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU