BerandaBerita JabarWaspada! Hoaks Giveaway Rp50 Juta Mengatasnamakan Dedi Mulyadi Beredar di Medsos

Waspada! Hoaks Giveaway Rp50 Juta Mengatasnamakan Dedi Mulyadi Beredar di Medsos

harapanrakyat.com,- Sebuah pesan berantai yang mengatasnamakan Kang Dedi Mulyadi dan menawarkan hadiah giveaway senilai Rp50.300.000 kembali ramai beredar di media sosial. Setelah ditelusuri, giveaway Dedi Mulyadi tersebut dipastikan hoaks alias palsu.

Klarifikasi disampaikan langsung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat melalui tim Jabar Saber Hoaks. Dari hasil penelusuran pada akun resmi Dedi Mulyadi, baik Instagram (@dedimulyadi71), YouTube (@KANGDEDIMULYADICHANNEL), maupun TikTok (@dedimulyadiofficial), tidak ditemukan adanya pengumuman giveaway seperti yang beredar.

Dalam pesan hoaks giveaway mengatasnamakan Dedi Mulyadi tersebut, masyarakat diminta mentransfer biaya “pengaktifan hadiah” sebesar Rp300.000 agar bisa mencairkan hadiah utama. Format surat disertai foto Dedi Mulyadi bersama Erwan Setiawan yang disebut sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar. Selain itu, surat tersebut juga menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat melalui tim Jabar Saber Hoaks mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima. Jangan langsung percaya, apalagi jika informasi tersebut menjanjikan sesuatu yang terlalu menggiurkan.

Baca Juga: Bedah APBD Kabupaten di Jabar Lewat YouTube, Dedi Mulyadi Bakal Undang Semua Pejabat Daerah

Kepala Diskominfo Jabar, Adi Komar, menegaskan pesan tersebut merupakan bentuk fabricated content atau konten palsu. Konten tersebut sengaja dibuat untuk menipu masyarakat. Ia mengimbau warga untuk selalu melakukan verifikasi informasi sebelum mempercayainya.

“Sebaiknya masyarakat melakukan check and recheck terhadap informasi yang diterima. Jangan mudah percaya, apalagi kalau menjanjikan hadiah uang,” ujar Adi di Bandung, Kamis (26/6/2025).

Baca Juga: Sekda Herman Ogah Dahului Dedi Mulyadi Soal Wacana Lima Provinsi Baru di Jawa Barat

Masyarakat juga diminta melaporkan temuan informasi serupa ke kanal Jabar Saber Hoaks agar tidak semakin menyebar dan menimbulkan kerugian. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU