BerandaBerita JabarBiro Hukum dan HAM Setda Jabar Sebut Unggahan Diskominfo Soal Direktur DEEP...

Biro Hukum dan HAM Setda Jabar Sebut Unggahan Diskominfo Soal Direktur DEEP Indonesia di Medsos Tak Bermaksud Menyudutkan

harapanrakyat.com,- Biro Hukum dan HAM Setda Jawa Barat memastikan unggahan media sosial milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) tidak bertujuan menyudutkan Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati.

Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Jawa Barat, Yogi Gautama Jaelani menyebut. Unggahan Diskominfo di media sosial yang menyertakan foto Neni Nur Hayati masih dalam koridor aturan keterbukaan publik.

Bahkan, Yogi memastikan, unggahan Diskominfo Jawa Barat itu tidak bertujuan untuk menyerang individu, menyebarluaskan data pribadi, maupun itikad tidak baik.

“Ini semua kan kaitannya dengan transparansi untuk konfirmasi. Kepala daerah yang dimaksud dalam unggahan akun sebelumnya hanya mencerminkan bahwa kepala daerah sifatnya umum kan ya. Kalau di Jawa Barat mah nggak gitu,” kata Yogi, Selasa (22/7/2025).

Yogi menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Hal ini mengenai pelayangan somasi dari Direktur DEEP Indonesia ke Pemprov dan Diskominfo Jawa Barat.

Ia menyebut, Kepala Diskominfo Jawa Barat, Mas Adi Komar akan menyampaikan jawaban atas pelayangan somasi itu dalam waktu dekat. Mengingat, pelayangan somasi ini terdapat tenggang waktu 3×24 jam.

“Kami sudah koordinasi, karena kan somasinya itu kepada Pemerintah Daerah dan Diskominfo. Nanti Pak Kadis Kominfo segera menjawab atau merespons somasi tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yogi menilai, pelayangan somasi dari Direktur DEEP Indonesia ke Pemprov dan Diskominfo Jawa Barat tidak ada unsur tendensi negatif. Sebab, hal itu merupakan bagian dari kritik. Ini datang dari pihak yang merepresentasikan masyarakat kepada Pemprov Jabar.

“Jadi kami apresiasi saja, tidak ada tendensi negatif lah. Itu kan dari representasi perwakilan masyarakat yang bersifat kritis ya,” katanya. (Reza/R6/HR-Online)

BERITA TERBARU