harapanrakyat.com,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis, Jawa Barat, melaksanakan sosialisasi sadar pajak di Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Rabu (6/8/2025). Pelayanan tersebut merupakan kerja sama antara mahasiswa Universitas Galuh (Unigal) Ciamis yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Baca Juga: Demi Transparansi Keuangan, Ciamis Latih Duta Digital Desa untuk Pajak Daerah
Dalam kegiatan itu, Bapenda Ciamis juga membuka pelayanan mutasi PBB kepada masyarakat untuk turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Kepala Bapenda Ciamis, Aef Saefuloh, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa Unigal Ciamis atas terlaksananya kegiatan ini. Karena menurut Aef, hal ini juga merupakan suatu dorongan dalam kepatuhan terhadap pajak daerah.Â
Tidak hanya itu, kata Aef, kegiatan sosialisasi sadar pajak juga merupakan bukti yang konkrit terhadap pengabdian yang nyata dari para mahasiswa pada program KKN ini.
“Ini adalah sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan juga masyarakat dalam berkolaborasi membangun suatu daerah dalam hal ini Desa Sukawening,” katanya, Rabu (6/8/2025).
Aef menyebut, Sukawening merupakan salah satu desa yang sangat disiplin dalam Pajak Bumi Bangunan (PBB). Berdasarkan catatannya selama 6 tahun berturut-turut, desa ini selalu melunasi PBB selama 24 jam setelah surat tagihan terbit.
“Maka dari itu, sebagai bentuk apresiasi dan juga penghargaan, Pemkab Ciamis memberikan reward berupa sepeda motor terhadap Pemerintah Desa Sukawening,” ucapnya.
Baca Juga: Bayar Pajak Semakin Praktis, Bapenda Ciamis Gaungkan Digitalisasi Lewat Pepatah Manis di Cijeungjing
Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN Unigal Ciamis, Fauzi Fathulamin mengatakan, sosialisasi kegiatan sadar pajak ini adalah sebuah program kerja bagi KKN mahasiswa dari berbagai fakultas di Unigal Ciamis.
“Jadi selain adanya sosialisasi sadar pajak, kami juga melaksanakan kegiatan sosialisasi sadar hukum, edukasi kepada pelajar SD dan juga SMK. Kemudian, kampanyekan menabung sejak dini, serta juga leadership in government,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)





