BerandaBerita CiamisEmpat Santri Ciamis Wakili Jawa Barat di Ajang Musabaqah Qiraatul Kutub Nasional...

Empat Santri Ciamis Wakili Jawa Barat di Ajang Musabaqah Qiraatul Kutub Nasional 2025

harapanrakyat.com,- Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim lepas empat santri yang akan mewakili Provinsi Jawa Barat dalam ajang Musabaqah Qiraatul Kutub Nasional (MKQN) 2025. Pelepasan dilakukan di Kantor Kemenag Ciamis, Rabu (6/8/2025).

Dari empat santri itu adalah Nida Munadia dari Pesantren Manhajul Ulum, untuk MQK kitab Fiqih, kategori Marhalah Ula. Muhammad Naja Nurullah Ashiami, dari Pesantren Barokatul Muthi, untuk MQK Nahwu kategori Marhalah Wustha.

Ina Herlina Khoiriah, dari Pontren Darul Hikam, untuk MQK kitab Akhlak, kategori Marhalah Ulya dan Muhammad Ikbal dari Pesantren Manhajul Ulum, untuk MQK Ilmu Hadits kategori Marhalah Ulya. Mereka akan mewakili Jawa Barat setelah lolos seleksi Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional berbasis Computer Based Test (CBT).

“Yang menjadi peserta MQKN dari Ciamis dan jadi wakil Jawa Barat, tidak diambil dari kejuaraan MQK daerah seperti tahun lalu. setiap santri dari seluruh pondok pesantren yang ada di Ciamis mengikuti tes seleksi ketat secara virtual,” ungkapnya.

Baca Juga: Kemenag Ciamis Ungkap Kejelasan Nasib 369 Honorer di Wilayah Kerjanya

Setiap event Musabaqah Qiraatul Kutub Nasional, Ciamis selalu mengirimkan peserta tiga terbanyak di Jawa Barat dan selalu mendominasi kejuaraan tersebut. Kali ini programnya digitalisasi, sehingga pemilihan peserta sangat sangat ketat.

Lukman menjelaskan, kitab kuning menjadi salah satu rukun pesantren. Kitab kuning merupakan ruh dan jiwa pendidikan keagaman islam bagi para santri ketika mondok di pesantren.

Ketika orang tua dulu menitipkan anaknya ke pesantren yang penting bisa mengaji. Sekarang para santri harus dikenalkan dengan teknologi digital agar tidak ketinggalan, sebab sekarang eranya digitalisasi. Selain paham agama santri juga paham teknologi.

“Kita harus percaya diri dan menjadi modal utama bahwa kita mampu dan bisa dalam menjalankan tes dan bisa menjadi pemenang. Membawa nama baik Ciamis dan juga pondok pesantren, lalu kepada para pembina berikan motivasi terbaik kepada santri,” pungkasnya. (Es/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

BERITA TERBARU