harapanrakyat.com,- Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah bus bernopol Z 7003 TA di Jalan Nasional Siliwangi, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat. Identitas korban kecelakaan tersebut merupakan pria bernama Maimun (35). Korban merupakan warga Provinsi Aceh.
Berdasarkan informasi, kronologi kejadian kecelakaan lalu lintas itu berawal saat sepeda motor korban datang dari arah timur menuju barat. Korban hendak berbelok ke arah kanan.
Baca juga: TNI Sambut Hari Kemerdekaan ke-80 RI di Kota Banjar dengan Gerakan Pangan Murah
Kemudian, dari arah berlawanan datang mobil bus berukuran sedang atau bus 3/4. Bus tersebut hendak menghindari motor yang akan berbelok ke arah kanan. Detik-detik kecelakaan itu pun terekam kamera CCTV di sekitar lokasi. Bahkan, di dalam rekaman cctv itu terlihat salah seorang penumpang bus tersebut terpental keluar dari pintu sebelah kiri.
Korban Kecelakaan dengan Bus Tewas
Salah seorang warga setempat, Yayat Hidayah mengatakan, ia tidak mengetahui secara persis kejadian tersebut. Namun saat berada di rumah tiba-tiba mendengar suara tabrakan. Kemudian, ia mencoba mengecek ke jalan dan melihat ada sepeda motor berada di bawah mobil bus.
“Kebetulan saya lagi di rumah sekitar pukul 21.32 WIB mendengar ada suara tabrakan. Saya melihat ke jalan, ada sepeda motor sudah ada di bawah bus dan pengendaranya sudah tergeletak,” kata Yayat Hidayah, Sabtu (9/8/2025).
Menurutnya, karena melihat kondisi korban yang mengalami luka di kepala sehingga meminta bantuan warga lain dan langsung menghubungi petugas kepolisian.
Selanjutnya, penumpang yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Begitu juga korban tewas dibawa ke ruang instalasi pemulasaraan jenazah.
“Setelah koordinasi dengan petugas kepolisian langsung ditangani, korban luka-luka dan korban meninggal langsung dievakuasi,” terangnya.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Kota Banjar, AKP Firman Hidayat Pinim mengatakan pihaknya sudah menangani kejadian tersebut. “Besok kita akan lanjutkan olah tempat kejadian perkara, untuk saat ini kami belum bisa memastikan penyebabnya,” pungkasnya. (Sandi/R6/HR-Online)





