BerandaBerita CiamisSi Jago Merah Hanguskan Sentra Keripik Kaca di Jatinagara Ciamis, Kerugian Capai...

Si Jago Merah Hanguskan Sentra Keripik Kaca di Jatinagara Ciamis, Kerugian Capai Rp50 Juta

harapanrakyat.com,- Sebuah sentra atau rumah produksi keripik kaca (kripca) di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ludes terbakar pada Minggu (21/9/2025). Peristiwa tragis ini hanguskan seluruh bangunan dan menelan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Kandang Ayam Warga di Rancah Ciamis Terbakar, Pemilik Rugi Jutaan Rupiah

Menurut keterangan dari perangkat Desa Dayeuhluhur, Endang Eka, rumah produksi yang terbakar adalah milik seorang warga bernama Elon dari Dusun Winangun RT 39/11. Api yang tiba-tiba membesar dengan cepat melahap seluruh bangunan hingga rata dengan tanah.

Meskipun belum ada kepastian mengenai penyebab utama kebakaran yang hanguskan sentra keripik kaca, dugaan sementara mengarah pada kebocoran minyak. Kebocoran tersebut yaitu pada bagian oven yang digunakan untuk produksi keripik. Api yang berasal dari kebocoran tersebut dengan cepat menyambar material di sekitarnya dan sulit dikendalikan.

“Peristiwa tersebut terjadi sekitar jam 17.30 WIB. Akibat kebakaran tersebut, rumah produksi milik Elan rata dengan tanah,” kata Endang Minggu (21/9/2025).

Meski peristiwa kebakaran yang hanguskan sentra keripik kaca tersebut tidak menimbulkan adanya korban jiwa, namun korban mengalami kerugian mencapai 50 juta rupiah. 

Meski demikian, sambungnya, pemilik rumah produksi maupun aparat desa tidak melaporkan untuk minta bantuan ke POS WMK Pemadam Kebakaran wilayah Kawali. “Sebab, keberadaan rumah produksi jauh dari jalan yang bisa dilewati kendaraan roda empat,” ujarnya.

Baca Juga: Sebuah Rumah Kosong di Panyingkiran Ciamis Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sementara upaya untuk memadamkan kobaran api yang hanguskan sentra keripik kaca, dilakukan oleh warga dengan peralatan seadanya. Namun tidak membuahkan hasil, sehingga rumah produksi rata dengan tanah.

“Ya, upaya yang warga setempat lakukan tidak membuahkan hasil, sehingga bangunan pabrik Kripca rata dengan tanah,” pungkasnya. (Dji/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

BERITA TERBARU