BerandaBerita JabarDorong Pariwisata dan Perkebunan, Pemkab Sumedang Perluas Jalan Menuju Geoteater Rancakalong

Dorong Pariwisata dan Perkebunan, Pemkab Sumedang Perluas Jalan Menuju Geoteater Rancakalong

harapanrakyat.com, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang berencana akan melakukan pelebaran jalan Lebaktulang-Saungtalahab di Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sebagai langkah strategis untuk mendukung pengembangan kawasan wisata dan mobilitas kendaraan. 

Jalan yang selama ini hanya memiliki lebar sekitar 3,5 meter akan diperluas menjadi 7,5 meter. Ada penambahan dua meter di masing-masing sisi jalan.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menyebutkan, pelebaran jalan ini bertujuan untuk mempermudah akses kendaraan besar, seperti bus wisata, menuju Geoteater di Rancakalong yang merupakan sebuah destinasi wisata alam dan budaya yang tengah dikembangkan di kawasan perbukitan Kecamatan Rancakalong. 

“Kami ingin memastikan akses menuju kawasan wisata ini lancar dan nyaman. Tujuannya tentu agar dapat menarik lebih banyak pengunjung,” kata Dony saat meninjau kondisi jalan, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga: Sumedang Siap Jadi Pelopor Energi Baru Terbarukan, Bupati Dony Ajak Mahasiswa Terlibat Langsung

Jalan Lebaktulang-Saungtalahab membentang sekitar 4 kilometer, menghubungkan beberapa desa seperti Sukahayu, Sukamaju, dan Pamekaran. Sebagian besar wilayahnya merupakan sentra perkebunan palawija dan sayuran. 

“Selain itu, jalur ini juga menghubungkan ruas jalan Mulyasari-Pasirbiru dengan Jalan Citali-Rancakalong-Selaawi. Sehingga menjadi rute penting bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian,” ujarnya.

Dengan lokasi Geoteater yang berjarak hanya sekitar 30 menit dari gerbang tol Cisumdawu di Pamulihan, pelebaran jalan ini dinilai sangat strategis. Terutama untuk mengintegrasikan kawasan wisata dengan akses transportasi utama. 

Baca Juga: Satpol PP Sumedang Gelar Razia Minuman Beralkohol, Ratusan Botol Miras Disita

“Kami ingin menjadikan Geoteater Rancakalong sebagai pusat seni dan budaya. Serupa dengan konsep Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali. Nanti ada event seni budaya yang rutin digelar untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” pungkasnya. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

BERITA TERBARU