harapanrakyat.com,- Beredar video warga Pasar Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, panik setelah adanya kobaran api yang mendadak muncul dari sebuah tabung gas. Rekaman video yang menunjukkan detik-detik insiden tersebut pun langsung viral di media sosial.
Seperti dalam video unggahan akun Facebook Sri Atmini, lebih dari 31 ribu tayangan yang menonton video tersebut dan beragam komentar dari netizen. Dari video itu, terlihat begitu jelas api berkobar dari tabung gas. Kemudian beberapa orang tampak berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan ember. Bukannya padam, api justru masih tetap menyala.
Baca juga: Kepala Sekolah SDN 1 Mekarsari Ciamis Sebut Tidak Siswa yang Keracunan MBG
Lantaran tak kunjung padam, warga yang ada di lokasi pun sempat menyebutkan agar mencarikan kain basah untuk memadamkannya. Tidak lama kemudian, ada seorang warga yang datang membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api tersebut. Benar saja, kepulan asap putih setelah penyemprotan APAR ke gas yang menyala berhasil memadamkan api.
Pemilik akun, Sri Atmini membenarkan kejadian ini. Ia menyebut peristiwa tersebut terjadi dua hari lalu, yakni pada Sabtu (25/10/25). “Kami sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya, tetapi api tak kunjung padam. Beruntung ada warga yang memiliki APAR dan api pun berhasil dipadamkan,” ujar Sri Atmini.
Sementara itu, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Banjarsari Bintang Nur Alam mengungkapkan, pihaknya tidak menerima laporan terkait insiden tersebut. “Saat kejadian itu, tidak ada kabar yang masuk kepada kami. Oleh karena itu, kami tidak mengetahui bahwa ada kejadian kebakaran tabung gas di pasar,” jelas Bintang.
Bintang pun mengimbau seluruh warga pasar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap peralatan yang berpotensi memicu api. Selain itu, ia menyarankan agar warga langsung melaporkan ke Damkar Banjarsari di nomor 0265 2666985 atau nomor darurat 112. “Hal paling penting saat menghadapi kobaran api adalah jangan panik,” tegasnya.
Ketika tabung gas menyala, kata Bintang, ia menyarankan agar tidak menendangnya karena berpotensi menimbulkan percikan api ke daerah lain. Sedangkan langkah efektifnya adalah dengan menggunakan kain basah sebagai alternatif, adapun paling baik menggunakan APAR. “Seharusnya di pasar itu ada APAR. Nah selama pemadaman itu, warga juga harus langsung hubungi Damkar,” pungkasnya. (Suherman/R6/HR-Online)





