harapanrakyat.com,- Musibah kebakaran hebat melanda sebuah bengkel di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (24/11/2025). Insiden tragis ini dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang dengan cepat menyambar tempat penyimpanan bensin. Sehingga, memicu ledakan dan kemudian kobaran api yang tak terhindarkan.
Baca Juga: Gudang Bekas Pabrik Tahu di Garut Terbakar Hebat, Mobil dan Motor Ikut Hangus
Meski tidak ada korban jiwa, namun seluruh barang dagangan berupa suku cadang motor ludes si jago merah. Tak hanya itu, 2 rumah warga lainnya ikut terbakar karena kobaran api merembet ke lokasi lain.
Peristiwa nahas ini menimpa bengkel milik Ujang Dindin. Menurut keterangan saksi mata, api mulai membesar dengan cepat setelah percikan dari korsleting listrik menyambar tempat penyimpanan bensin di bagian belakang bengkel.
“Dari korsleting listrik, api lalu membesar. Kebetulan di dalam ada tempat penyimpanan bahan bakar bensin, karena di dalam ada pom mini,” kata Utun, warga sekitar kejadian, Senin (24/11/2025).
Api yang cepat membesar juga membuat 2 rumah warga yang berdempetan dengan bengkel ikut terbakar. Warga sekitar sempat panik karena ada sebuah mobil yang terparkir di dekat kobaran api.
“Yang terbakar bangunan toko onderdil. Kemudian ada rumah dan motor juga banyak, tapi sebagian berhasil terselamatkan,” katanya menambahkan.
Pasca kejadian, warga setempat menunjukkan solidaritas tinggi dengan sigap membantu pemilik bengkel dan dua keluarga yang terdampak. Mereka bahu-membahu membersihkan puing-puing bangunan yang hangus dan berupaya mencari barang-barang yang masih dapat diselamatkan atau digunakan kembali.
Baca Juga: Gudang Barang Bekas di Garut Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp500 juta
Pasca kejadian, warga sekitar membantu pemilik bengkel dan 2 rumah terdampak kebakaran. Mereka membersihkan puing-puing yang hangus, dan mencari barang yang masih bisa dipergunakan.
Atas kejadian ini, petugas kepolisian mengimbau agar masyarakat teliti dan tidak menyimpan bahan mudah terbakar di dekat aliran listrik. Karena jika terjadi korsleting akan membahayakan. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)





