harapanrakyat.com,- Geng motor kembali berulah di Garut, Jawa Barat. Mereka menganiaya warga yang tengah makan di sebuah warung angkringan hingga ada satu pelajar yang ibu jari tangannya ditebas hingga putus.
Polisi pun tak perlu waktu lama menggulung para pelaku. Namun mirisnya klan geng motor tersebut mayoritas adalah anak dibawah umur.
Berdasarkan informasi, mereka berulah di jalan Patriot, tepatnya di Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul. Mereka mengamuk hingga menyerang sekumpulan warga yang tengah makan di sebuah warung angkringan.
Ibu Jari Pelajar Putus Ditebas Samurai
Para kelompok geng motor tersebut juga membawa berbagai perkakas perang seperti samurai, botol hingga parang. Pelaku bahkan sempat menebas tangan seorang pelajar hingga ibu jari tangan korban terputus.
Jajaran Polsek Tarogong Kidul bersama unit Sancang Polres Garut tak membutuhkan waktu lama untuk menggulung keberadaan para geng motor. Sebanyak 10 orang berhasil diamankan lalu digelandang ke Mapolsek bersangkutan. Saat dilakukan pemeriksaan, mayoritas berandalan ini merupakan pelajar SMP dan SMA.
“Berhasil mengamankan terduga kasus penganiayaan yang dilakukan oleh berandalan bermotor, banyaknya 10 orang, untuk korban 1 orang. Jadi penganiayaan itu dilakukan di jalan Patriot dan korban jari tangannya putus,” kata AKP Agus Kuswanto, Kapolsek Tarogong Kidul, Kamis (4/12/2025).
Karena mayoritas pelakunya masih di bawah umur atau pelajar, pihak kepolisian perlu hati – hati dan sesuai sistem peradilan anak. Dengan melibatkan orang tua yang bersangkutan, unit PPA Polres Garut, sekaligus koordinasi dengan pihak Bapas untuk mendampingi para terduga yang telah diamankan di Polsek.
“Memang yang diamankan ada yang di bawah umur status pelajar. Ada pula yang sudah dewasa. Kami masih melakukan pendalaman karena yang pelaku anak perlu koordinasi dengan unit PPA Polres Garut dan Bapas termasuk UPT PPA,” tambahnya.
Korban berinisial RA kini tengah mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah kehilangan ibu jari lantaran ditebas menggunakan samurai oleh pelaku. Sementara itu, saat ini berandalan bermotor tersebut masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut di unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul. (Pikpik/R6/HR-Online)





