harapanrakyat.com,- Mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkot Banjar, Jawa Barat, terperosok ke dalam parit di sebuah tanjakan, di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, pada Senin (26/1/2026). Peristiwa itu terjadi saat petugas Damkar hendak melakukan penyemprotan jalan untuk kepentingan pelayanan masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Ruhimat mengatakan, kejadian bermula ketika mobil pemadam tersebut sedang menanjak. Kondisi mesin yang sudah berumur diduga menjadi pemicu utama. “Kami sedang melayani masyarakat untuk melakukan penyemprotan jalan. Namun, karena mobilnya sudah tua, saat posisi sudah menanjak sekitar tiga perempat jalan, mesin mengalami panas,” kata Ruhimat.
Baca juga: Baznas dan Dinsos P3A Kota Banjar Jelaskan Soal Anggaran Penanganan ODGJ
Menurutnya, petugas sempat menghentikan kendaraan sejenak untuk mendinginkan mesin untuk menghindari kepulan asap yang lebih parah. Namun, saat hendak dinyalakan kembali, mesin mobil justru mati total dan tidak bisa dihidupkan lagi. “Begitu berhenti beberapa saat, mesin mati. Mobil kemudian mundur dan tidak bisa diselamatkan hingga masuk parit. Masih beruntung masuk parit, kalau tidak ada parit mungkin bisa masuk ke jurang,” terangnya.
Ia menjelaskan, faktor usia kendaraan menjadi kendala serius dalam operasional kebencanaan di Kota Banjar. Kendaraan yang sudah tidak layak dipaksa bekerja di medan yang sulit sehingga risiko kecelakaan tidak bisa dihindari.
Baca juga: Mangsa Ayam Peliharaan Warga, Ular Piton 3 Meter di Balokang Banjar Dievakuasi Petugas Damkar
“Solusi saat ini kita isi parit dengan batu dulu agar ada pijakan untuk ban, kemudian nanti akan ditarik menggunakan bantuan mobil derek supaya bisa kembali ke jalan,” pungkasnya.
Sementara itu, tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut, mobil Damkar saat ini sudah berhasil dievakuasi. (Sandi/R6/HR-Online)





