BerandaBerita CiamisHujan Deras Guyur Pamarican Ciamis, Tebing 10 Meter Longsor Timpa Dua Rumah...

Hujan Deras Guyur Pamarican Ciamis, Tebing 10 Meter Longsor Timpa Dua Rumah Warga

Beruntung, meski material longsor merusak bagian bangunan rumah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa mencekam tersebut.

harapanrakyat.com,- Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memicu bencana tanah longsor di Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Senin (16/02/2026) petang. Tebing setinggi 10 meter longsor menimpa dua rumah warga Pamarican milik Heryanto (55) dan Rushadi (66) yang berada tepat di bawahnya.

Kepala Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Dede Rusmana, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, material longsor mengakibatkan kerusakan serius pada bangunan rumah milik kedua warganya itu.

“Untuk rumah milik Heryanto, bagian dapurnya rata dengan tanah akibat tertimpa material longsor. Sementara rumah milik Pak Rushadi juga mengalami kerusakan yang cukup serius,” ujar Dede kepada Harapan Rakyat, Senin malam.

Baca Juga: Kronologi Longsor Renggut Nyawa Warga Sindangkasih Ciamis

Dede menjelaskan, musibah ini bermula saat wilayah Kecamatan Pamarican diguyur hujan lebat dengan durasi yang cukup lama sejak siang hari. Kondisi tanah yang labil diduga tak kuat menahan resapan air hingga akhirnya tebing setinggi 10 meter di belakang pemukiman tersebut ambrol.

“Kejadiannya tadi petang saat hujan masih mengguyur dengan deras. Tebing yang berada persis di belakang rumah korban tiba-tiba longsor dan langsung menghantam bangunan,” ungkapnya.

Baca Juga: Longsor Jebol Rumah Warga di Sidamulih Ciamis

Beruntung, meski material longsor merusak bagian bangunan rumah, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka dalam peristiwa mencekam tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materi yang diderita pemilik rumah cukup lumayan besar,” tambah Dede.

Pantauan di lokasi, hingga berita ini diturunkan, pemilik rumah dibantu warga sekitar masih berupaya mengamankan barang-barang berharga. Warga pun dihimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan yang masih tinggi berpotensi memicu longsor susulan (Suherman/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

BERITA TERBARU