BerandaBerita NasionalJika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Siapa Penggantinya?

Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Siapa Penggantinya?

Ironi terbesar jika Iran tidak mundur dari Piala Dunia 2026, muncul dari lokasi pertandingan. Masalahnya, seluruh laga fase grup yang Iran huni rencananya berlangsung di Amerika Serikat.

Ketegangan militer di Timur Tengah kini merembet ke panggung olahraga paling bergengsi sejagat. Partisipasi Tim Nasional (Timnas) Iran dalam putaran final Piala Dunia 2026, kini tersebar kabar bahwa akan mundur dari turnamen sepak bola empat tahunan tersebut. Situasi keamanan yang kian memanas akibat konfrontasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel, disebut-sebut menjadi faktor utama yang bisa memaksa Iran tersebut angkat kaki dari turnamen.

Baca Juga: John Herdman Bicara Kutukan dan Ambisi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

Namun, Duta Besar Iran untuk Kenya, Ali Gholampour mengungkapkan, bahwa meski keputusan boikot belum bersifat final, opsi tersebut tetap berada di atas meja sebagai konsekuensi dari realitas politik terkini.

“Kami tidak dapat memprediksi secara pasti apa yang akan terjadi di masa depan. Namun, jika situasi (konflik) ini terus berlanjut, partisipasi tim nasional kami benar-benar dalam bahaya,” ungkapnya dalam konferensi pers di Nairobi, dikutip dari Sportbible, Selasa (3/3/2026).

Ironi terbesar jika Iran tidak mundur dari Piala Dunia 2026, muncul dari lokasi pertandingan. Berdasarkan jadwal resmi, Iran tergabung dalam grup yang cukup kompetitif bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Masalahnya, seluruh laga fase grup tersebut direncanakan berlangsung di Amerika Serikat. Sebagaimana diketahui, bahwa Amerika adalah negara yang secara politik berada di garis berseberangan dalam konflik ini.

Dua pertandingan dijadwalkan digelar di Inglewood, California, sementara satu laga lainnya bertempat di Seattle. Kehadiran skuad Team Melli di tanah Amerika kini menjadi teka-teki besar, mengingat tensi diplomatik yang mencapai titik didih.

Senada dengan Gholampour, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, memberikan pernyataan yang menunjukkan pesimisme serupa. “Sangat sulit bagi kami untuk menatap Piala Dunia di tengah situasi serangan seperti saat ini,” ungkapnya kepada media lokal.

Baca Juga: Ketua Badan Timnas Indonesia Sumardji Dapat Sanksi Berat FIFA Akibat Insiden Kualifikasi Piala Dunia 2026 Kontra Irak

Regulasi FIFA dan Spekulasi Tim Pengganti Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026

Di sisi lain, FIFA sebagai badan tertinggi sepak bola dunia telah membentengi turnamen dengan Regulasi FIFA 2025. Aturan ini memberikan otoritas penuh kepada FIFA, untuk mengambil langkah darurat. Hal itu jika sebuah negara peserta mengundurkan diri atau didiskualifikasi karena kondisi force majeure.

Jika Iran benar-benar mundur dari Piala Dunia, beberapa nama mulai mencuat sebagai kandidat pengganti. Pertama adalah Uni Emirat Arab (UEA), yang menjadi kandidat kuat karena posisi mereka yang hampir lolos sebelum akhirnya kandas di babak play-off. Kemudian, Irak, berpeluang masuk hitungan jika mereka mampu melewati jalur play-off antarkonfederasi.

Baca Juga: Jika Piala Dunia 2026 Batal, Pakar: Ini Bisa Jadi Bencana Finansial!

Seiring mencuatnya kabar ini, publik sepak bola di tanah air mulai mempertanyakan posisi Timnas Indonesia. Namun, sebagai catatan editorial, penting bagi pembaca untuk memahami, bahwa secara regulasi, peluang Indonesia untuk menggantikan Iran jika mundur dari Piala Dunia 2026 tergolong sangat kecil. (Adi/R5/HR-Online)

BERITA TERBARU