Dedi Kusnandar, gelandang senior yang kini memperkuat Persib Bandung, kembali mengenang masa-masa indahnya saat dipercaya menjadi kapten Timnas Indonesia U-23. Kenangan itu sangat berharga, karena ia pernah menghadapi klub-klub besar Eropa, termasuk AS Roma dan Lazio.
Baca Juga: Persib Bandung Berpotensi Raih Dana Fantastis FIFA dari Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
Selain itu, salah satu momen yang tak mungkin ia lupakan adalah ketika ia berhasil mendapatkan jersey legenda Italia, Francesco Totti.
Dedi Kusnandar dipercaya memimpin skuad muda Indonesia dalam sejumlah laga uji coba internasional. Kala itu, Timnas U-23 menjalani tur Eropa yang mempertemukan mereka dengan beberapa klub papan atas Serie A.
Bagi Dedi, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri. “Saya masih ingat bagaimana rasanya berdiri di lapangan menghadapi tim besar seperti AS Roma dan Lazio. Itu menjadi pelajaran berharga tentang mental dan kualitas sepak bola dunia,” ucapnya pada Rabu (1/4/2026).
Pertandingan melawan AS Roma menjadi salah satu momen paling berkesan. Meski Timnas U-23 harus menghadapi tekanan besar dari lawan yang dihuni pemain bintang, Dedi mengaku atmosfer pertandingan itu memberikan motivasi luar biasa.
Baca Juga: Jadi Sorotan, Ini 3 Pemain Persib Bandung dengan Kartu Kuning Terbanyak!
Dedi Kusnandar Dapatkan Jersey Francesco Totti Usai Laga Kontra AS Roma
Tak hanya soal pertandingan, gelandang Persib ini juga menyimpan cerita unik yang hingga kini masih ia kenang. Usai laga melawan AS Roma, ia memberanikan diri mendekati Francesco Totti, kapten sekaligus ikon klub tersebut.
Dengan penuh rasa kagum, Dedi meminta jersey sang legenda. “Setelah selesai pertandingan saya waktu itu mendekati Totti dan bilang ingin tukar jersey. Awalnya agak ragu, tapi ternyata dia merespons baik. Itu jadi salah satu kenangan paling berharga dalam karier saya,” tutur Dedi.
Momen mendapatkan jersey Totti menjadi bukti kedekatan emosional antara pemain muda Indonesia dengan bintang dunia. Bagi Dedi Kusnandar, pengalaman itu menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia.
“Jersey itu saya simpan baik-baik. Setiap kali melihatnya, saya teringat bagaimana perjuangan kami saat itu. Itu jadi pengingat bahwa mimpi besar bisa dicapai dengan kerja keras,” katanya.
Selain menghadapi AS Roma, Timnas U-23 juga sempat berduel dengan Lazio. Pertandingan tersebut kembali menguji mental para pemain muda Indonesia.
“Kami belajar banyak dari cara mereka bermain. Bagaimana mereka menjaga tempo, mengatur serangan, dan bertahan dengan rapi. Itu semua jadi bekal berharga untuk kami,” jelas Dedi Kusnandar.
“Sepak bola Indonesia punya potensi besar. Semoga ke depan semakin banyak pemain muda yang bisa merasakan pengalaman berharga seperti kami dulu,” pungkasnya.
Baca Juga: Pro Kontra Beckham Putra Masuk Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
Kenangan Dedi Kusnandar sebagai kapten Timnas U-23 menjadi salah satu momen terindah. Kesempatan mendapatkan jersey pemain bintang seperti Francesco Totti, membuatnya terus bersemangat dalam karirnya sebagai pemain sepak bola profesional. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)





