harapanrakyat.com,- Tren penggunaan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Jawa Barat pada 2026 menunjukkan lonjakan yang signifikan dari tahun sebelumnya. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat transaksi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada 2026 meningkat empat kali lipat dari tahun sebelumnya.
Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Barat, Krisantus Hendro mengatakan, periode Ramadhan dan Idulfitri 2025 terhitung 22 Maret hingga 10 April, transaksi SPKLU mencapai 17.966. Sedangkan, periode Ramadhan dan Idulfitri 2026 pada 12 sampai 31 Maret terdapat 74.366 transaksi di seluruh SPKLU Jawa Barat.
“Perkembangan EV, terutama di Jawa Barat cukup signifikan. Transaksi di SPKLU tahun lalu sekitar 17.000, tahun ini meningkat menjadi 74.000 transaksi. Naik empat kali lipat. Kenaikan transaksi menunjukkan bahwa pengguna EV meningkat sangat besar,” terang Hendro di Kota Bandung, Senin (13/4/2026).
Baca Juga: Media Lokal dan PLN Siap Akselerasi Transisi Energi dan Ekonomi Hijau
Pengguna Kendaraan Listrik di Jabar Meningkat dan Kesiapan Infrastruktur SPKLU
Hendro menilai, kenaikan transaksi di SPKLU ini menjadi sinyal bahwa masyarakat Jawa Barat mulai beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Apabila merujuk pada data kenaikan transaksi di SPKLU 2026, terdapat efisiensi biaya sekitar 20 sampai 30 persen dari menggunakan kendaraan konvensional.
“Masyarakat berbondong-bondong mencari yang lebih efisiensi kalau ada kenaikan BBM, tapi sekarang memang belum naik. Jika ada kenaikan, maka penggunaan EV pasti lebih meningkat,” ujarnya.
Baca Juga: PLN Ciamis Pastikan SPKLU Beroperasi Optimal, Layanan Pengisian Kendaraan Listrik Buka 24 Jam
Merespons pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di Jawa Barat yang masif, PLN berkomitmen untuk terus memperluas jaringan SPKLU. Hendro memastikan PLN selalu memantau perkembangan pasar untuk menyeimbangkan jumlah unit kendaraan dengan sarana pengisian daya.
Sebagai bukti kesiapan, PLN telah menyiagakan SPKLU di setiap rest area sepanjang jalur mudik selama periode Ramadhan dan Idulfitri tahun ini.
“Dari tahun ke tahun, kami selalu membaca pasar. Artinya, kenaikan pengguna EV pasti akan sejalan dengan penambahan SPKLU yang ada. Di Ramadhan dan Idulfitri tahun ini, kami sudah menyiapkan sarana prasarana, terutama SPKLU di setiap rest area,” tuturnya.
Ia menyebut, langkah penyiapan itu untuk menjamin kenyamanan para pengguna EV agar tidak mengalami kendala daya saat melakukan perjalanan jauh.
Baca Juga: Lewat ATTO 1, BYD Berkomitmen Dukung Kebijakan Zero Emission Zone
“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena kami selalu menyiapkan infrastruktur SPKLU dengan lebih baik, seiring bertambahnya jumlah pengguna kendaraan listrik,” katanya.
Berdasarkan data PLN UID Jawa Barat, saat ini tercatat ada 825 unit SPKLU untuk EV roda empat yang terdapat di 485 lokasi di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Sedangkan, SPKLU untuk sepeda motor listrik ada 121 unit. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)





