harapanrakyat.com,- Panen perdana ikan bebeong hasil budidaya di Kota Banjar, Jawa Barat, membuka harapan baru bagi pelestarian salah satu ikan yang selama ini identik dengan aliran Sungai Citanduy. Lantas, apakah pemerintah Kota Banjar akan mendukung pemasaran ikan khas Citanduy yang digadang menjadi ikon tersebut?
Baca Juga: Pembudidaya Ikan di Kota Banjar Panen 1,38 Kuintal Bebeong Khas Citanduy
Wali Kota Banjar Sudarsono menyambut baik hasil panen bebeong tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan keberhasilan kelompok pembudidaya dalam mengembangkan budidaya bebeong.
“Kelompok Gemah Ripah sudah berupaya dari mulai pembibitan sampai pembesaran dan alhamdulillah sukses,” katanya saat menghadiri panen ikan bebeong, Sabtu (20/6/2026).
Meski berhasil, namun Sudarsono menyatakan, bahwa pada tahap awal budidaya belum fokus melihat keberhasilan tersebut pada sisi ekonomi dan usaha. Akan tetapi, ia lebih memilih agar pengembangan budidaya tersebut bisa mendukung keberlangsungan ikan bebeong agar tetap bisa lestari.
“Untuk tahap awal kita belum berpikir dari sisi ekonomi. Tapi kita berpikir dari sisi pelestarian, bahwa yang selama ini bebeong tidak bisa dibudidaya ternyata bisa,” ujarnya.
Lebih lanjut pada kesempatan panen ikan tersebut, Wali Kota juga menjanjikan akan mengupayakan anggaran sebesar Rp 100 juta pada tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut untuk mendukung pengembangan budidaya ikan bebeong.
Dukungan anggaran tersebut agar proses budidaya bisa berjalan. Selain itu juga, ke depan hasilnya bisa dibudidayakan secara mandiri oleh masyarakat maupun dilestarikan di perairan.
Baca Juga: Kata DKP3 Kota Banjar Soal Tak Ada Dukungan Anggaran Pengembangan Ikan Bebeong
“Nanti hasilnya didistribusikan kepada masyarakat ataupun mungkin ke perairan umum, agar bebeong ini bisa dilestarikan. Jangan sampai nanti jadi ikon tapi sampai di perairan umum tidak ada ikannya,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)





