BerandaBerita BanjarKrisis Air Bersih Meluas, BPBD Banjar Kembali Salurkan 5.000 Liter Air di...

Krisis Air Bersih Meluas, BPBD Banjar Kembali Salurkan 5.000 Liter Air di Desa Binangun

Penyaluran air bersih tersebut berdasarkan adanya permohonan warga karena sumber air atau sumur warga yang ada wilayah tersebut airnya menyusut karena kekeringan.

harapanrakyat.com,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, kembali mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak krisis air akibat musim kemarau. Kali ini, bantuan disalurkan ke Dusun Pangasinan RT 12 RW 11, Desa Binangun, setelah sebelumnya petugas mengirimkan air bersih ke wilayah Kelurahan Hegarsari dan Desa Sukamukti yang juga mengalami krisis air bersih.

Kasi Darlog BPBD Kota Banjar Solihan Sukriatman mengatakan, pihaknya menyalurkan 5000 liter air bersih di wilayah Pangasinan, Desa Binangun dengan jumlah warga terdampak sebanyak 250 jiwa.

Baca Juga: Warga Karangkamulyan Ciamis Alami Krisis Air Bersih

Penyaluran air bersih tersebut berdasarkan adanya permohonan warga karena sumber air atau sumur warga yang ada wilayah tersebut airnya menyusut karena kekeringan.

“Tadi kita distribusi air bersih dengan jumlah warga terdampak 250 jiwa,” kata Solihan kepada harapan rakyat.com, Kamis (30/7/2026).

Solihan menyebut, berdasarkan data penyaluran dalam waktu satu minggu ini, pihaknya telah menyalurkan 35 ribu liter air bersih dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 8000 jiwa.

Baca Juga: Antisipasi Dampak Kemarau, Dispar Ciamis Genjot Potensi Wisata Wellness Tourism

Adapun sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat terdampak musim kemarau ini yakni Desa Binangun, Sukamukti, dan Kelurahan Hegarsari.

“Kami akan melakukan penjadwalan untuk penyaluran air bersih secara rutin bagi wilayah terdampak. Adapun penyaluran sesuai dengan permohonan yang mereka ajukan,” katanya.

Solihan menambahkan, bagi wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat terdampak musim kemarau, dapat mengajukan permohonan ke BPBD untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

Namun begitu, bagi warga yang mengajukan permohonan harus menyediakan bak penampungan air untuk menampung air yang akan pihaknya distribusikan.

“Bagi wilayah yang terdampak bisa mengajukan permohonan ke BPBD. Nanti akan kami tindaklanjuti dengan asesmen lapangan sebelum penyaluran air bersih,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

BERITA TERBARU